Zaki Tepis Kabar Adanya Pembangunan Lapas di Ciangir

Zaki Tepis Kabar Adanya Pembangunan Lapas di Ciangir, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Zaki Tepis Kabar Adanya Pembangunan Lapas di Ciangir, Berita985

Zaki Tepis Kabar Adanya Pembangunan Lapas di Ciangir, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Zaki Tepis Kabar Adanya Pembangunan Lapas di Ciangir, 985, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Zaki Tepis Kabar Adanya Pembangunan Lapas di Ciangir

Prosesi pemberian remisi kepada tahanan di Rutan Jambe (Sherly/TRUSTKOTA.com)
Prosesi pemberian remisi kepada tahanan di Rutan Jambe (Sherly/TRUSTKOTA.com)

TRUSTKOTA TANGERANG – Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menanggapi adanya rencana pembangunan Lapas Ciangir, Kecamatan Legok oleh Kementerian Hukum dan Ham (Menkumham) di lahan milik Pemprov DKI Jakarta, Jumat (25/8/2017).

“Saya klarifikasi, itu bukan lapas seperti yang diketahui tapiĀ open camp. Pembangunan di Ciangir merupakan bangunan untuk warga binaan yang minim security (penjagaan). Gedung ini pun, seperti Balai Latihan Kerja (BLK) bukan penjara. Jadi, bukan lapas atau rutan seperti yang beredar,” ungkap Bupati Zaki.

Zaki menjelaskan, sejauh ini pihaknya baru berkoordinasi dengan pihak Pemprov DKI Jakarta untuk penyerahan dan penandatanganan.

“Belum ada bahasan lanjut, masih proses juga,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Rutan Klas I Tangerang, Masjuno turut menegaskan, bila bangunan yang akan didirikan tersebut bukanlah penjara.

“Ini tempat pembinaan bagi warga binaan yang hendak bebas. Nantinya, mereka disini akan diberikan pembinaan dan keterampilan. Mereka juga diajarkan bersosialisasi dengan masyarakat yang baik mengingat, mereka sudah lama tak melihat dunia luar dan melakukan interaksi dengan masyarakat,” terangnya.

Perlu diketahui, sebelumnya santer dikabarkan adanya pembangunan Lapas di Desa Ciangir, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang. Namun kabar tersebut ditepis oleh orang nomor satu di Kabupaten Tangerang. (ayi/joe)