Zaki Resmikan Peluncuran Batik Khas Balaraja

Zaki Resmikan Peluncuran Batik Khas Balaraja, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Zaki Resmikan Peluncuran Batik Khas Balaraja, Berita874

Zaki Resmikan Peluncuran Batik Khas Balaraja, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Zaki Resmikan Peluncuran Batik Khas Balaraja, 874, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Zaki Resmikan Peluncuran Batik Khas Balaraja

IMG_20181008_060606

TRUSTKOTA TANGERANG РBupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar  hadir meresmikan peluncuran Batik ke-II Motif Mahkota Balaraja dalam Pagelaran Seni Tradisional  yang diselenggarakan Paguyuban Balaraja bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia di Taman Patung Balaraja, Minggu (7/10/2018).

Tidak biasanya sebatas hari bebas kendaraan bermotor, namun Paguyuban Balaraja menyelenggarakan Pagelaran Kesenian Tradisional.

Dalam kegiatan tersebut diluncurkan secara resmi oleh  Bupati Tangerang Batik ke-II Khas Kecamatan Balaraja yakni Motif Mahkota Balaraja.

Selain itu sejumlah rangkaian acara seru juga digelar, yakni Senam Massal, Rampak Bedug, Angklung Gubrak, Barak Karinding, Terbang Nyimas Melati, Bazaar, Doorprize , dan pada malam harinya diadakan Nonton Bareng (Nobar) Film Jawara Balaraja.

Zaki berharap kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (Car Free Day) secara rutin dapat diselenggarakan dan komitmen pemerintah Kabupaten dan Kecamatan dengan memperbanyak ruang terbuka hijau untuk masyarakat.

Ketua Paguyuban Balaraja DR, Hamdani, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur bahwa Kecamatan Balaraja dapat mendokumentasikan sejarahnya di ulang tahun ke-137.

“Kalau dari literasi sejarah, salah satunya Balaraja berasal dari kata Balai dan Raja, yakni tempatnya para Raja, hal itulah menjadi dasar pembuatan motif batik ini,” ucap Hamdani.

Terkait motif batik baru yang diluncurkan, Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar berharap motif batik khas Balaraja tersebut dapat menjadi jati diri atau identitas masyarakat Balaraja.

“Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat lanjut terus, Pagelaran Seni dan Kebudayaan. Yang paling penting, generasi muda mengetahui sejarah daerahnya”, tutup Zaki. (Inf)