Zaki Optimis 2018 Kabupaten Tangerang Lebih Baik

Zaki Optimis 2018 Kabupaten Tangerang Lebih Baik, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Zaki Optimis 2018 Kabupaten Tangerang Lebih Baik, Berita393

Zaki Optimis 2018 Kabupaten Tangerang Lebih Baik, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Zaki Optimis 2018 Kabupaten Tangerang Lebih Baik, 393, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Zaki Optimis 2018 Kabupaten Tangerang Lebih Baik

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar.
Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar.

TRUSTKOTACOM TANGERANG – Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, optimis 2018 Kabupaten Tangerang dapat lebih baik. Hal itu tak sulit, melihat kinerja Zaki yang sangat konsen melakukan pembenahan di berbagai sektor untuk kemajuan Kabupaten Tangerang.

Melalui 25 Program Unggulannya, Zaki melakukan pembenahan di wilayahnya. Membangun Kabupaten Tangerang, lebih berat dibandingkan membangun Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Seperti kita ketahui, Kabupaten Tangerang, memiliki jumlah penduduk dan luas wilayah terbanyak dari Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Zaki juga berharap Kabupaten Tangerang tak dibanding-bandingkan dengan Kota Tangerang, yang hanya memiliki 13 Kecamatan serta Kota Tangsel yang hanya memiliki 7 kecamatan.

“Kota Tangerang selalu dijadikan Benchmark pembangunanan dan tolak ukur. Padahal, APBD-nya mencapai sekitar Rp 3 triliun dengan kecamatan hanya 13 dan jumlah penduduk yang sedikit,” kata Zaki.

Kata Zaki, begitu juga dengan Kota Tangsel hanya tujuh kecamatan dengan 1,8 juta penduduk dan APBD mencapai Rp 2 triliun lebih.

“Sedangkan Kabupaten Tangerang  ada 29 kecamatan dengan jumlah penduduk jauh diatas keduanya hanya memiliki APBD Rp 3,6 triliun. Tetapi mudah-mudahan kita Kabupaten Tangerang, APBDnya pada 2018 bisa mencapai Rp 5 triliun.  Kalau melihat saat ini saya optimis,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda), Kabupaten Tangerang Iskandar Mirsyad mengatakan, dengan adanya pengelolaan pajak dari sektor PBB yang dibayarkan langsung oleh wajib pajak kepada Bank, pihaknya optimis pendapatan asli daerah terus melonjak.

“Kita juga baru menerapkan program baru, kalau selama ini wajib pajak menghitung pajak sendiri, kini kita awasi. Susah soalnya kalau cari kejujuran. Kami juga tidak mau memungut pajak langsung, khawatir ada ada kolusi,” tuturnya

Program baru tersebut diantaranya wajib pajak akan diawasi langsung luas lahannya dan kalau pajak retribusi pihaknya mempersiapkan petugas khusus pemeriksa secara diam-diam.

“Kita ada petugas checker (pemeriksa), jadi kalau ada yang datang kita hitung. Dan itu tidak diketahui si wajib pajak,” katanya.

Namun, dari hasil penelusuran pihaknya diketahui justru pembayar pajak paling jujur adalah wajib pajak yang berkewarganegaraan asing atau perusahaan semi asing. (Cun)