Zaki Ikuti Rapat di Kemenko Marves, Soal Pengelolaan Sampah Jadi PSEL

Zaki Ikuti Rapat di Kemenko Marves, Soal Pengelolaan Sampah Jadi PSEL, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Zaki Ikuti Rapat di Kemenko Marves, Soal Pengelolaan Sampah Jadi PSEL, Berita686

Bupati Zaki saat mengikuti rapat di Kemenko Marves.
Bupati Zaki saat mengikuti rapat di Kemenko Marves.

TRUST JAKARTA - Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar Z, mengikuti rapat koordinasi terkait tindak lanjut rapat terbatas, perkembangan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS) Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Jakarta, Senin (27/1/20).

Rakor itu, dipimpin oleh Asisten Deputi Bidang Infrastruktur Pertambangan Dan Energi Kemenko Marves, Yudi P. Hadir dalam rapat tersebut, perwakilan dari daerah yang akan mengelola PSEL, yaitu Provinsi Lampung, Kota Medan, Kab. Tangerang, Kota Pekanbaru, Kab. Siduarjo, dan beberapa Daerah lainnya.

Yudi mengatakan, Dalam pertemuan tersebut ditegaskan kembali soal upaya pemerintah untuk mengurangi volume sampah secara signifikan melalui Perpres Nomor 35 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan.

“Dalam Peraturan Presiden (Perpres), diatur bahwa setelah pengelola sampah dan pengembang PLTSa ditetapkan, maka Gubernur dan Walikota/Bupati mengusulkan kepada Menteri ESDM untuk memberikan penugasan pembelian tenaga listrik PLTSa oleh PT PLN,” Katanya.

Yudi menekankan, supaya persoalan fokus kepada penanganan sampah, bukan masalah listrik. “Ini bukan urusan listrik. Yang mau kita selesaikan ini urusan sampahnya. Listrik itu adalah ikutannya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar, mengungkapkan, percepatan  program tersebut, tentu saja sangat membutuhkan Keppres. Kata Zaki, lahan, anggaran termasuk peraturan daerah nya sudah ada dan tinggal asistensi dari pemerintah pusat yang terlibat di sini untuk melaksanakan program proses lelang dan juga program pembangunannya.

“Kami sangat berharap besar pada program ini, dan kami juga berharap mendapatkan prioritas utama apalagi kita dekat bandara soekarno-hatta,” Pinta Zaki.

Zaki berharap, jika ada negara-negara yang diperbantukan menjadi konsultan baik langsung maupun tidak untuk  daerah-daerah, ia berharap Singapura yang bisa membantu Kabupaten Tangerang.

“Kenapa mereka, karena mereka (Singapura) sudah memiliki konsep pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan juga sangat canggih sekali,” kata Zaki.(Her/Red)