Zaki Ciptakan Pemerintahan Bersih Sampai ke Desa

Zaki Ciptakan Pemerintahan Bersih Sampai ke Desa, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Zaki Ciptakan Pemerintahan Bersih Sampai ke Desa, Berita705

thumbnail (6)

TRUST TIGARAKSA – Upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan serta akuntabel hingga tingkat desa terus dilakukan oleh Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar. Zaki meminta para Kades agar menggunakan Anggaran Desa bagi kepentingan masyarakat.

“Dengan anggaran desa, para Kades dapat memaksimalkan pelayanan bagi masyarakat. Jangan menggunakan anggaran desa sembarangan,” tegas Zaki kepada ratusan Kades yang mengikuti pendidikan pelaporan penggunaan Dana Desa di GSG Tigaraksa, Senin (03/01/2020).

Masih kata Zaki, dirinnya tak mau ada Kades di Kabupaten Tangerang yang terjerat oleh hukum karena tidak taat dan patuh dalam penyusunaan laporan dana desa serta penggunaannya yang sembarangan.

“Pengunaan dan pelaporanya harus sesuai ketentuan Undang-undang agar tak menimbulkan masalah. Para Kades jangan takut saat menerima materi yang di berikan Kepolisian dan Kejaksaan. Hadirnya dua lembaga yudikatif ini bisa menjadi alat untuk komunikasi guna mengantisipasi terjadi penyalagunaan,” tegas Zaki lagi.

Pendididikan di Ikuti 246 Kades

Pendidikan pelaporan penggunaan dana desa oleh Pemkab Tangerang diikuti 246 Kades se-Kabupaten Tangerang.

Materi pendidikan ini diberikan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tigaraksa dan Polres Kota (Polresta) Tangerang sebagai lembaga Yudikatif di wilayah hukum Kabupaten Tangerang.

Menurut Kepala DPMPD Kabupaten Tangerang, Adiyat Nuryasin, bahwa pendidikan penyusunan pelaporan ini untuk memberikan motivasi bagi para Kepala Desa supaya patut azas dalam pengelolaan keuangan anggaran dana desa seperti diatur dalam UU Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Desa PP No43 jounto 47 Tentang pelaksanaan UU pemerintah pemerintah Desa.

“Para Kades harus mengetahui dan memahami cara penggunaan anggaran agar tidak terjebak dan terjerat dalam masalah hukum. Dengan pembekalan ini para Kades bisa tangungjawab atas tindak tanduk penggunaan anggaran desa,” harap Ahdiyat seraya menyatakan pendidikan ini juga langkah prepentif Pemkab

4 Asas Penggunaan Dana Desa

Sementara itu, poin penting dari materi yang diberikan Kejari Tangerang dan Polresta yakni Kades agar menggunakan dana desa berdasarkan empat asas.

” Kades dalam penggunaan dana desa harus menyentuh pada empat asas.
Empat Asas itu adalah ransparan, akuntabel, partisipatif, dan tertib juga disiplin anggaran,” kata Burhanduin Kajari Tangerang.

Lebih lanjut kata Kajari, penggunaan dana desa harus transparan, akuntabel, partisipatif masyarakat, pembangunan dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kegiatan ini sangat positif karena tujuannya untuk mengantisipasi terjadinya penyalagunaan dana desa. Kita apresiasi upaya Pemkab ini,” tambahnya.

Hasanudin Kepala Desa Kosambi Timur sekaligus peserta mengatakan, meski sudah dua kali menjabat sebagai Kepala Desa selama dua periode, namun pendidikan hari ini sangat membantu dirinya dalam memberikan pelaporan.

” Tindakan preventif sebagaimana yang disampaikan oleh pemateri menjadi acuan dirinya dalam bekerja. Dengan pelatihan ini kita bisa pripare dalam membuat perencanaan, penganggaran,” ungkap Hasanudin. (dik/red)