Warga Miskin Terus Meningkat, RPJMD Diharap jadi Solusi

Warga Miskin Terus Meningkat, RPJMD Diharap jadi Solusi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Warga Miskin Terus Meningkat, RPJMD Diharap jadi Solusi, Berita204

Perbaikan RTLH di Desa Cikasungka, Kec Solear, Kab Tangerang/trustkota
Perbaikan RTLH di Desa Cikasungka, Kec Solear, Kab Tangerang/trustkota

TRUSTKOTA TANGERANG- warga miskin (kurang mampu) di Kabupaten Tangerang meningkat dari tahun ke tahun. Hal tersebut berdasarkan Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2015 jumlah warga miskin di Kabupaten Tangerang sebanyak 877.795 jiwa. Sedangkan di tahun 2018 meningkat menjadi 923.405 jiwa.

“Peningkatan dari kurun waktu tiga tahun mencapai 45.610 jiwa,” ujar Ahmad Hidayat, Ketua Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas Sosial Kabupaten Tangerang, Senin (17/5/2019).

Paparnya, Angka kemiskinan mencapai 923.405 jiwa, dari jumlah penduduk Kabupaten Tangerang sesuai data BPS tahun 2018 itu 3.477.495 jiwa menjadi perhatian Pemkab Tangerang.

“Semoga RPJMD bisa menjadi solusi pengentasan kemiskinan di Kabupaten Tangerang. Dan kami terus berupaya dan berusaha dengan berbagai program di Dinsos,” tukas Ajat, begitu ia biasa disapa.

Ungkap Ajat, dari 29 Kecamatan se Kabupaten Tangerang dengan 246 desa dan 28 kelurahan. Terdapat lima desa yang terbanyak rumah tangga miskin atau masuk batas zona kemiskinan.

Terdiri dari Desa Kronjo di Kecamatan Kronjo, Desa Kohod dan Desa Kiara Payung di Kecamatan Pakuhaji, Desa Pangarengan di Kecamatan Rajeg, serta Desa Pangkalan di Kecamatan Teluknaga.

“Mental berusaha dan pekerja keras merupakan kunci utama pengentasan kemiskinan. Sebab, sejuta program dari pemerintah tidak akan mengubah kondisi perekonomian bila masyarakat bermental malas dan ogah berpikir untuk keluar dari zona merah,” katanya.

Terang Ajat, tugas dan upaya membangkitkan semangat mental berusaha tentunya menjadi tanggung jawab semua. “Yang paling dominan mampu mendongkrak cepat itu bukan pemerintah, melainkan keluarga dan lingkungan,” tukasnya.

Ia mengatakan, jika mengacu pada Pasal 34 ayat 1 UUD 1945, maka fakir miskin menjadi tanggung jawab pemerintah. “Pengentasan kemiskinan menjadi tanggung jawab kita smwa termasuk aparatur terbawah yaitu ketua RT dan RW juga,” tambahnya.

Lanjut Dayat, Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Sosial mengajak elemen tokoh masyarakat, terutama para ketua RT dan RW untuk bersama-sama mendukung program-program untuk menurunkan angka kemiskinan,” pungkas Dayat. (krm/red)