Warga Lippo Butuh Masjid, Lippo Tak Serahkan Fasos-fasum

Warga Lippo Butuh Masjid, Lippo Tak Serahkan Fasos-fasum, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Warga Lippo Butuh Masjid, Lippo Tak Serahkan Fasos-fasum, Berita561

Warga Lippo Butuh Masjid, Lippo Tak Serahkan Fasos-fasum, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Warga Lippo Butuh Masjid, Lippo Tak Serahkan Fasos-fasum, 561, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Warga Lippo Butuh Masjid, Lippo Tak Serahkan Fasos-fasum

KARAWACI TRIBUN – Di Kota yang berjuluk Akhalakul Karimah, ternyata masih ada warga yang kesulitan mendapatkan sarana ibadah. Warga Perumahan Karawaci Utara, hingga kini masih mengeluh sulitnya membangun Masjid untuk ibadah mereka.

Ratusan warga muslim di Perumahan Lippo Karawaci Utara, Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang ini, belum memiliki Masjid karena pihak Lippo belum menyerahkan fasos-fasum.

Ironisnya, persoalan tidak adanya tempat ibadah tersebut sudah diadukan ke Pemkot Tangerang. Tapi, belum ada tindakan warga atas kebutuhan utama umat muslim itu.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum(Sekdis PU) Herry C Trunajaya membenarkan, bahwa pihak pengembang Perumahan Lippo Karawaci Utara, hingga kini belum juga menyerahkan lahan Fasos Fasum nya kepada pemerintah setempat.

“Iya belum itu sampai sekarang pengembang perumahan itu belum serahkan lahan fasos fasumnya ke kita,” ungkapnya, Jum’at (31/10/2014).

Lebih lanjut Herry mengungkapkan, masih banyaknya pengembang yang hingga saat ini juga belum menyerahkan seluruh lahan fasos fasumnya pada Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang. Namun, kata dia, ada juga beberapa yang sudah menyerahkan sebagian dari pada lahan tersebut.

“Kalau tidak salah, pengembang Lippo Karawaci Utara ini belum menyerahkan semuanya. Dan kalau tidak salah memang ada sekitar 1400 meter persegi, tapi nanti lebih jelasnya saya tanyakan pada bidangnya dulu,” terang Herry.

Sementara itu, Tina, salah seorang perwakilan warga yang paling sering menyuarakan soal itu, berharap kepada pemerintah setempat, agar dapat membantu merealisasikan kebutuhan warga muslim dalam memperjuangkan hak memperoleh fasilitas peribadahan, sebagaimana yang dapat dirasakan masyarakat Kota Tangerang pada umumnya.

“Sampai sekarang belum ada kejelasan. Pemerintah dan pihak pengembang sama-sama tidak ada kabar baiknya. Kita disini warga mau nyampein aspirasi ini ke siapa lagi,” ucapnya, penuh sedih.

Sejauh ini, tambah Tina, warga yang juga dibantu Organisasi Masyarakat (Ormas) Front Pembela Islam (FPI) ini pun, sedianya mengaku telah menyampaikan aspirasinya, langsung kepada Walikota Tangerang Arief R Wismansyah.

“Kami juga sudah beberapa kali menemui pa walikota. Tapi sampai sekarang ko belum juga ada hasil yang baik,” sesalnya.

Diberitakan sebelumnya, tak kurang dari 600 warga muslim yang tinggal di Perumahan Lippo Karawaci Utara, Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, protes terhadap pengembang perumahan elit tersebut.

Protes tersebut pun dilatarbelakangi  sulitnya mengajukan permohonan lahan untuk pembangunan masjid diarea perumahan tersebut. Dan selama kurang lebih 4 tahun belakangan ini, pengembang perumahan diketahui belum juga mengabulkan permintaan warga.

Tina, salah seorang warga muslim yang tinggal di perumahan tersebut, justru sempat merasa heran, membangun masjid di perumahannya.

“Iya, warga muslim di perumahan ini ada sekitar 600 orang. Kami minta lahan untuk Masjid saja sangat sulit,” keluhnya, kepada wartawan, Kamis (2/10/2014) lalu.

Terkait kesulitanya itu, warga berencana meminta bantuan kepada Front Pembela Islam (FPI) setempat, dengan harapan dapat bersama-sama memperjuangkan kepentingan masyarakat itu. (Fth/Dik)