Warga Kecamatan Carita Keluhkan Sarana dan Pelayanan Kesehatan

Warga Kecamatan Carita Keluhkan Sarana dan Pelayanan Kesehatan, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Warga Kecamatan Carita Keluhkan Sarana dan Pelayanan Kesehatan, Berita682

Warga Kecamatan Carita Keluhkan Sarana dan Pelayanan Kesehatan, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Warga Kecamatan Carita Keluhkan Sarana dan Pelayanan Kesehatan, 682, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Warga Kecamatan Carita Keluhkan Sarana dan Pelayanan Kesehatan

Kantor Dinkes Kabupaten Pandeglang.
Kantor Dinkes Kabupaten Pandeglang.

PANDEGLANG TRUSTKOTA – Warga di Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab), membangun Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) rawat inap. Pasalnya, selama ini warga carita yang membutuhkan sarana kesehatan rawat harus ke Kota Pandeglang, yang jaraknya sangat jauh.

“Kami meminta kepada Pemkab Pandeglang dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk menyediakan layanana kesehatan rawat inap di Puskesmas Carita,” kata Toton, Tokoh Pemuda di Kecamatan Carita.

Menurut Toton, Kecamatan Carita sangat membutuhkan pelayanan kesehatan tersebut. Apalagi, wilayah Carita merupakan wilayah wisata dan memiliki potensi-potensi arus lalu lintas yang padat dan rawan kecelakaan lalu lintas.

“Seharusnya wilayah wisata atau jalur wisata yang sewaktu-waktu padat pengunjung sampai 24 jam dan sangat memerlukan sarana dan pelayanan kesehatan seperti itu. Kalau harus ke RSUD Pandeglang paling cepat menghabiskan waktu satu jam,” tambah Toton.

Ia juga mengaku prihatin dengan kondisi sarana kesehatan seperti Puskesmas yang ada saat ini. Selain dinilai kondisinya sudah tidak layak, tenaga medisnya seperti dokter juga tidak ada.

“Kondisi inii sebenarnya sudah lama dikeluhkan masyarakat. Di jaman sekarang ini kita masih sulit dan jauh mendapatkan pelayanan kesehatan. Sangat miris jika ada masyarakat benar-benar harus cepat mendapatkan penanganan medis,” ungkap Toton.

Sementara Kepala Puskesmas Carita, H Enjat S, membenarkan kondisi puskesmas yang dipimpinnya sarana prasarana yang dimiliki belum memadai termasuk belum ada rawat inap yang dibutuhkan masyarakat tersebut.

“”Kami sedang mengupayakan ke arah rawat inap seperti yang diharapkan masyarakat di sini. Untuk rawat inap sendiri kami sedang mengusulkan ke Dinkes Pandeglang, mudah-mudahan secepatnya bisa direalisasikan,”katanya.

Dikatakan Enjat, Puskesmas Carita baru ada 10 tempat tidur untuk pasien, dan itu belum bisa dinyatakan rawat inap dan tidak bisa diklem. Namun lanjutnya secara bertahap untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat di wilayah Carita, pihaknya sudah membuka pelayana UGD 24 jam. (Kad/Riz)