Warga Desa Mekarmanik Minta Jalan Dibangun

Warga Desa Mekarmanik Minta Jalan Dibangun, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Warga Desa Mekarmanik Minta Jalan Dibangun, Berita760

Warga Desa Mekarmanik Minta Jalan Dibangun, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Warga Desa Mekarmanik Minta Jalan Dibangun, 760, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Warga Desa Mekarmanik Minta Jalan Dibangun

Jalan poros desa didesa Mekarmanik, Bojongmanik kondisinya memprihatinkan

LEBAK,TRUSTKOTA- Sejumlah warga Desa Mekarmanik Kecamatan Bojongmanik mendesak Pemkab Lebak untuk segera membangun Jalan poros Desa penghubung antara Kampung Sukamulya – Kampung Sumber Waras yang berada di Desa setempat sejauh 2 km. Pasalnya jalan tersebut hingga saat ini  kondisinya sangat memprihatinkan yaitu,  masih berupa tanah merah dan berbatu.

” Sudah puluhan tahun dari awal jalan itu dibuka tidak pernah di hotmik, padahal penghubung dua kampung juga merupakan jalan satu-satunya bagi warga Desa Mekarmanik menuju pusat Kecamatan Bojongmanik dan Rangkasbitung. Jalan berbatu tersebut membuat warga tidak nyaman untuk dilintasi apalagi jika turun hujan, jalanpun menjadi licin dan berbahaya” Ujar salah seorang warga setempat, Ade,  Kamis, (25/6).

Menurut Ade, Pihaknya dan warga desa setempat sempat merasa senang sebab dua bulan yang lalu sebelum Ramadhan jalan tersebut dipasang patok merah tanda bahwa akan segera dibangun namun sayang sampai saat ini belum juga ada kegiatan apapun, sehingga membuat wargapun menjadi kecewa.

” Tapi kami tetap berharap pemerintah daerah bisa membangun jalan di desa kami ini, ” Katanya.‎

Untuk itu Kata Ade, pihaknya mendesak pemkab Lebak untuk segera membangun jalan itu karena sangat dibutuhkan oleh warga 

” apalagi mau Lebaran, banyak warga mudik ke Desa ini” katanya.

Sementara itu Nurjaya Kepala desa Mekarmanik, Bojongmanik membenarkan bahwa jalan poros desa didesanya sepanjang sekitar 2 km, saat ini kondisinya masih memprihatinkan dan telah ada patok merah tanda bahwa akan dibangun 

”   Patok tersebut dipasang pada bulan Mei lalu diduga oleh pihak Binamarga, bahkan pernah ada yang mengecek keberadaan patok-patok tersebut, dan kemungkinan dia dari pihak pemborong namun hingga saat ini belum nampak ada tanda-tanda akan dibangun” katanya. 

Untuk itu,Nurjaya berharap Dinas terkait untuk segera membangun jalan tersebut karena sangat dibutuhkan warga desa setempat dan sekitarnya .(Riz)