Warga Afrika Selundupkan Sabu Senilai Rp 4,3 Miliar Diperutnya

Warga Afrika Selundupkan Sabu Senilai Rp 4,3 Miliar Diperutnya, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Warga Afrika Selundupkan Sabu Senilai Rp 4,3 Miliar Diperutnya, Berita816

Warga Afrika Selundupkan Sabu Senilai Rp 4,3 Miliar Diperutnya, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Warga Afrika Selundupkan Sabu Senilai Rp 4,3 Miliar Diperutnya, 816, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Warga Afrika Selundupkan Sabu Senilai Rp 4,3 Miliar Diperutnya

Warga Afrika dan sabu yang ditelannya saat di Kantor Bea dan Cukai Bandara Soekarno Hatta.
Warga Afrika dan sabu yang ditelannya saat di Kantor Bea dan Cukai Bandara Soekarno Hatta.

BANDARA TRUSTKOTA-Tiga pria asal Afrika nekat menyelundupkan narkotika jenis sabu dengan cara ditelan untuk diedarkan di Jakarta melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Namun aksi mereka dapat digagalkan setelah ketiganya diperiksa petugas Bea dan Cukai setempat. Ketiga pelaku adalah OJC, 30, WN Kenya OS, 33, WN Nigeria dan WKP, 43, WN Urganda. Dari ketiganya, barang bukti yang diamankan 2.585 gram sabu-sabu yang dikemas dalam 173 kapsul.

Masing-masing, tersangka OJC membawa 762 gram sabu dalam 59 kapsul. OS bawa 825 gram dalam 45 kapsul dan WKP bawa 998 gram dalam 69 kapsul.

Kepala Kantor Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta Okto Irianto mengatakan, barang tersebut diketahui berada dalam perut tersangka ketika kita petugas sudah melihat keanehan pada gerak-gerik pelaku.

“Kami langsung memeriksa dengan dirontgen. Nilai estimasi barang tersebut sekitar Rp 3,4 miliar,” jelas Kepala Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno- Hatta Okto Irianto, Kamis (28/08/2014).

Menrutnya, ketiganya ditangkap dalam secara bergantian dalam rentan waktu 11 hari sejak 13-24 Agustus 2014, setelah mendarat di bandara. Diduga pelaku merupakan satu jaringan, karena selain kesamaan modus, mereka membawa barang haram tersebut dari tempat yang sama, yakni Afrika.

“OJC bawa dari Nairobi, OS bawa dari Cotonou dan WKP bawa dari Entebbe. Mereka juga sempat transit diwilayah Timur Tengah seperti Doha dan Istambul sebelum ke Indonesia,” jelasnya.

Okto menduga para pelaku adalah pemain lama yang kembali menjadi kurir. Untuk dilakukan pengembangan, petugas Bea dan Cukai telah bekerjasama dengan petugas Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta dan Bareskrim Polri.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Bandara Sekarno Hatta Oenedo Gumarang menambhkan, untuk mengeluarkan puluhan butir kapsul berisi sabu dalam perut mereka, pihaknya menggunakan obat pencahar. “Butuh waktu dua jam untuk mebgeluarkan sabu-sabu itu dari para tersangka ini,” terangnya. (Ky)