Walikota Tangerang Pantau Arus Mudik di Terminal Poris Plawad

Walikota Tangerang Pantau Arus Mudik di Terminal Poris Plawad, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Walikota Tangerang Pantau Arus Mudik di Terminal Poris Plawad, Berita776

Walikota Tangerang Pantau Arus Mudik di Terminal Poris Plawad, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Walikota Tangerang Pantau Arus Mudik di Terminal Poris Plawad, 776, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Walikota Tangerang Pantau Arus Mudik di Terminal Poris Plawad

Walikota Tangerang Arief R. WIsmansyah saat meninjau arus mudik di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang.
Walikota Tangerang Arief R. WIsmansyah saat meninjau arus mudik di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang.

CIPONDOH TRUSTKOTA – Walikota Tangerang, Arief R. Wismansyah melakukan pemantauan arus mudik di Terminal Poris Plawad, Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu (23/07/2014). Hasil sidak ditemukan adanya penurunan penumpan di mudik lebaran Tahun 2014 ini.

Menurut Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, menurunnya jumlah pemudik disebabkan karena banyaknya program mudik gratis yang diadakan di 7 titik seperti di Panarub, Jatiuwung, Cimone dan lainnya. Tahun lalu, H-5 lebaran menurun dibanding tahun lalu.

“Tahun lalu mencapai 1.700 orang per hari, namun tahun ini hanya 800-900 pemudik per harinya,” katanya, saat melakukan peninjauan.

Kata Arief, hal tersebut terjadi karena banyak warga Kota Tangerang, yang ikut mudik gratis Kementerian Perhubungan di Monas ada 1200 orang. Ditambah, Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Perhubungan telah menyiapkan ratusan armada untuk melayani para pemudik.

“Kita sudah siapkan 422 bus armada angkutan lebaran dengan tujuan 161 bus ke Jawa Timur/Tengah, 42 bus ke Jawa Barat, 52 bus Ke Sumatra dan 167 bus ke Bogor dan Sukabumi. Bahkan kalau kurang sudah disiapkan 100 armada cadangan,” jelasnya.

Kepala Terminal Poris Plawad Endang Romza mengatakan, diprediksi jumlah penumpang akan semakin meningkat hingga puncaknya pada H-3 lebaran atau Jumat (25/7).

Pihaknya telah menyiapkan ratusan armada untuk mengantisipasi penumpukan penumpang, apalagi tengah terjadi kemacetan sepanjang 10 Km di jalur Selatan Jawa Tengah akibat perbaikan jembatan Comal yang amblas beberapa waktu lalu.

“Bus sudah banyak disediakan, kita antisipasi kalau bus arus balik terjebak kemacetan. Kemungkinan bisa delay 10 jam. Ya mudah-mudahan pasti cukup, karena jumlah pemudik tahun ini juga lebih sedikit dibanding tahun lalu,” terangnya. (Dik)