Untuk Modal Nikah, Lima Pelajar SMP Nekat Merampok Taksi Di Tangsel

Untuk Modal Nikah, Lima Pelajar SMP Nekat Merampok Taksi Di Tangsel, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Untuk Modal Nikah, Lima Pelajar SMP Nekat Merampok Taksi Di Tangsel, Berita284

Untuk Modal Nikah, Lima Pelajar SMP Nekat Merampok Taksi Di Tangsel, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Untuk Modal Nikah, Lima Pelajar SMP Nekat Merampok Taksi Di Tangsel, 284, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Untuk Modal Nikah, Lima Pelajar SMP Nekat Merampok Taksi Di Tangsel

IMG-20180113-WA0061

 

TRUSTKOTA TANGERANG – Tim Viper Polres Kota Tangerang Selatan berhasil mengamankan lima pelaku perampokan sopir taksi ‘Express’ di Jalan Graha Raya, Kelurahan Parigi, Kecamatan Pondok Aren pada Jumat 12 Januari 2018 dini hari.

Belakang diketahui Kelima pelaku masing-masing berinisial RL (13), LA (19), SA (17), IA (15) dan NH (21) nekat melakukan aksinya lantaran ingin segera melangsungkan pernikahan.

“Mereka ini berpasangan dan rencananya salah satu pasangan memang akan melangsungkan pernikahan dari hasil kejahatan,” ungkap Kapolres Tangerang Selatan AKBP Fadli Widiyanto saat Press Conference di Mapolres Tangsel, Sabtu (13/1/2018).

Untuk modusnya sendiri, kata AKBP Fadli, dua pelaku RL dan LA yang masih duduk dibangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Jakarta timur ini, bertugas merayu korban untuk mengantarkan para pelaku ke Pondok Aren, Tangerang Selatan.

“Dua Pelaku yang merupakan wanita ini merayu korban dengan iming-iming uang sebesar Rp 200 ribu, kemudian tiga pelaku lainnya memang sudah mempersiapkan diri dengan senjata tajam dan batu,” terang Fadli.

Setibanya ditempat kejadian perkara, lanjut Kapolres, salah seorang pelaku kemudian memukul korban dengan batu, sementara pelaku lainnya mengikat korban dengan sabuk pengaman.

Sementara sopir taksi yang tidak ingin menjadi korban perampokan ini melakukan perlawanan. Kendati menerima pukulan berkali-kali dikepala dan wajahnya, dengan menggunakan batu.

Beruntung anggota Bhabinkamtibmas bernama Bripka Yamin yang tengah melintas, mendengar teriakkan korban, dan langsung mengamankan dua pelaku.

“Dari keterangan kedua pelaku, kami berhasil mengamankan pelaku lainnya beserta barang bukti,” tutup Kapolres.

Atas perbuatannya, kelima pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.(Gor)