Uji Balistik Proyektil di TKP, Kapolres : Dugaan Sementara Senpi Rakitan

Uji Balistik Proyektil di TKP, Kapolres : Dugaan Sementara Senpi Rakitan, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Uji Balistik Proyektil di TKP, Kapolres : Dugaan Sementara Senpi Rakitan, Berita899

Uji Balistik Proyektil di TKP, Kapolres : Dugaan Sementara Senpi Rakitan, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Uji Balistik Proyektil di TKP, Kapolres : Dugaan Sementara Senpi Rakitan, 899, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Uji Balistik Proyektil di TKP, Kapolres : Dugaan Sementara Senpi Rakitan

Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Harry Kurniawan.(Chyntia/Trustkota.Com)
Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Harry Kurniawan.(Chyntia/Trustkota.Com)

TRUSTKOTA TANGERANG – Kepolisian Polres Metro Tangerang tengah melakukan uji balistik setelah ditemukan barang bukti berupa satu buah proyektil peluru yang diduga digunakan kawanan Curanmor untuk menghabisi nyawa Alif Rizki Maulana (25) di Jalan Marsekal Suryadarma RT 05/04, Kelurahan Selapajang Jaya, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

 
“Ya, kami menemukan proyektil di lokasi penembakan. Saat ini sedang dilakukan uji balistik,” ujar Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan, Jumat (6/10/2017).

 
Kapolres mengatakan, uji balistik tersebut dilakukan guna mengetahui jenis senjata dan peluru yang digunakan pelaku.
“Proyektil tersebut sudah dikirim menuju Mabes Polri untuk uji balistik. Kita tinggal tunggu hasilnya,”jelas Kombes Harry.

 
Saat ini, Lanjut Harry, korban penembakan telah menjalani outopsi dan akan segera dikebumikan sore ini.
“Siang tadi outopsi sudah selesai, korban sudah dibawa oleh keluarga ke rumah duka di daerah Benda, Kota Tangerang,” jelasnya.

 
Saat ditanya perihal senjata api yang digunakan pelaku, Harry menduga senjata yang digunakan oleh pelaku untuk menembak korban merupakan senjata api rakitan.

 
“Dugaan sementara dilihat sekilas memang senjata api rakitan, tapi kita masih selidiki lagi,” tuturnya.

 
Sebagaimana diketahui, korban penembakan yakni, Alif merupakan rekan dari Ahmad Fahri, pemilik dari sepeda motor yang dicuri oleh komplotan curanmor di daerah Blendung, Kecamatan Benda, Kota Tangerang. Korban bersama rekannya yang lain membantu Fahri mencari sepeda motor miliknya.

 
Namun, setibanya di Jalan Marsekal Suryadarma pada Jumat (6/10/2017) sekira pukul 1.15 WIB, korban memergoki pelaku membawa sepeda motor milik Fahri. Nahas, pelaku justru memuntahkan timah panas dan mengenai kepala bagian kanan hingga akhirnya korban tewas. (chy)