Tolak Premanisme, Puluhan Wartawan Demo Polres Metro Tangerang

Tolak Premanisme, Puluhan Wartawan Demo Polres Metro Tangerang, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Tolak Premanisme, Puluhan Wartawan Demo Polres Metro Tangerang, Berita551

Tolak Premanisme, Puluhan Wartawan Demo Polres Metro Tangerang, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Tolak Premanisme, Puluhan Wartawan Demo Polres Metro Tangerang, 551, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Tolak Premanisme, Puluhan Wartawan Demo Polres Metro Tangerang

Aksi treatikal saat puluhan wartawan harian demo Mapolres Metro Tangerang.
Aksi treatikal saat puluhan wartawan harian demo Mapolres Metro Tangerang.

TRUSTKOTACOM – Mapolres Metro Tangerang, Selasa (28/05/2013) pagi, di demo puluhan wartawan yang tergabung dalam Kelompok Kerja (Pokja) wartawan harian Tangerang. Aksi tersebut adalah buntut kekecewaan mereka terhadap kekerasan yang dialami dua rekan seprofesinya, Aimar (wartawan Sindo TV) dan Ecki Fajrin (Fotografer koran lokal Satelitnews), saat tengah meliput bentrokan dua kelompok preman di kawasan Tangcity Mall, Cikokol, Kota Tangerang, pada Selasa (27/05/2013) kemarin.

Selain berorasi, dalam aksi tersebut puluhan wartawan itu juga melakukan aksi treatikal dengan menaburkan bunga diatas seorang jurnalis beserta perangkat kerja, sebagai simbol matinya perlindungan dan berkebebasan pers.

“Kami menuntut pihak kepolisian dapat mengusut tuntas pelaku kekerasan terhadap kawan kita kemarin sore. Dan segera memberantas segala bentuk premanisme, sesuai janji kapolres dalam memberikan kenyamanan di Kota Tangerang,” kata koordinator aksi, Sofian (wartawan

Aimar, wartawan sindo TV, yang menjadi korban kekerasan itu mengatakan, dirinya menyayangkan kejadian itu terjadi dihadapan petugas kepolisian.

“Kita ini (jurnalis, red), dilindungi oleh undang-undang dalam melakukan pekerjaan. Kalau polisi saja tidak dapat melindungi kita, bagaimana melindungi masyarakat,” kata Aimar saat di Mapolres Tangerang.

Pantauan trustkota.com, sempat terjadi kericuhan antara petugas kepolisian dengan puluhan wartawan yang mencoba bertahan dalam barikade pemblokiran pintu gerbang Mapolres Metro Tangerang. Aksi kembali kondusif setelah Kapolres Metro Tangerang, Kombes Pol Wahyu Widada datang menemui mereka.

“Sejauh ini kami sudah mengamankan sedikitnya 23 orang yang diduga terlibat dalam bentrokan kemarin, namun kasus ini  masih kami selidiki. Jadi kami mohon kepada wartawan yang menjadi korban kekerasan kemarin segera membuat BAP,” kata Kapolres (ges)