Tolak Penyodetan, Bupati Zaki Tak Mau Banjir di Tangerang Meluas

Tolak Penyodetan, Bupati Zaki Tak Mau Banjir di Tangerang Meluas, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Tolak Penyodetan, Bupati Zaki Tak Mau Banjir di Tangerang Meluas, Berita553

Tolak Penyodetan, Bupati Zaki Tak Mau Banjir di Tangerang Meluas, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Tolak Penyodetan, Bupati Zaki Tak Mau Banjir di Tangerang Meluas, 553, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Tolak Penyodetan, Bupati Zaki Tak Mau Banjir di Tangerang Meluas

Banjir juga melanda kota dan kabupaten Tangerang.
Banjir juga melanda kota dan kabupaten Tangerang.

TRUSTKOTACOM-Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, terus melakukan penolakan atas rencana pemerintah pusat, melakukan penyodetan Kali Ciliwung ke Kali Cisadane, sebagai solusi untuk mengatasi banjir saat ini. Menurut Zaki, penyodetan justru akan memperluas bencana banjir di wilayah Tangerang.

“Penyodetan Ciliwung – Cisadane tidak menyelesaikan masalah banjir. Sebaliknya justru akan menimbulkan masalah banjir lebih parah bagi wilayah Tangerang. Langkah yang tepat menurut saya normalisasi kali. Dari dulu kita sudah minta agar dilakukan normalisasi terhadap Cisadane dan sungai lainnya,” kata Zaki, Selasa (21/1/2014).

Lanjut  Zaki,  jangan terlalu cepat bicara sodetan. Pemerintah pusat harus lebih memprioritaskan normalisasi sungai ketimbang melakukan sodetan Kali Ciliwung ke Kali Cisadane dalam upaya penanggulangan banjir.

“Jika melakukan penyodetan harus dikaji dahulu. Salah satunya adalah mengkaji soal ketahanan Bendungan Air Pintu Sepuluh. Apakah Bendungan Pintu Air Sepuluh di Tangerang masih mampu menahan air, bila dilakukan sodetan Ciliwung ke Cisadane,” terang Zaki.

Zaki tak mau  warganya menderita akibat banjir kiriman dari Bogor, Jawa Barat, lebih parah lagi seperti saat ini.

“Jakarta saja belum tentu selamat dari banjir, Tangerang jadi musibah baru. Yang ada saja sudah bikin pening kepala. Bila rencana pembangunan sodetan Ciliwung-Cisadane itu direalisaskan, maka dampaknya akan sangat luas. Enam kecamatan akan tenggelam,  Kota Tangerang juga pasti akan merasakan hal yang sama,” tegasnya.

Enam kecamatan yang dimaksud diantaranya, Teluknaga, Kosambi, Pakuhaji, Sepatan Timur, Pagedangan, Cisauk dan Kelapa Dua.

Tak setuju soal rencana penyodetan juga ditegaskan oleh  Walikota Tangerang Arief Wismansyah. Menurut Arief, dari fakta yang terjadi, bahwa saat ini ada empat Kecamatan seperti Kecamatan Karawaci, Cibodas, Periuk dan Jatiuwung yang terkena dampak banjir dari Kali Cisadane. (wal)