Tiga Bocah MI di Legok, Tewas Tenggelam di Bekas Galian Pasir

Tiga Bocah MI di Legok, Tewas Tenggelam di Bekas Galian Pasir, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Tiga Bocah MI di Legok, Tewas Tenggelam di Bekas Galian Pasir, Berita801

Suasana haru menyelimuti rumah Burhan, bapak dari si kembar.
Suasana haru menyelimuti rumah Burhan, bapak dari si kembar.


TRUSTKOTACOM LEGOK – Tiga pelajar Madrasah Ibtidaiyah (MI), ditemukan tewas tenggelam di bekas galian pasir di Desa Legok Ciawir, Kabupaten Tangerang, Senin (19/05/2014), Siang. Belakangan diketahui, ketiga bocah malang tersebut yakni Rivana (13), Rivani (13) dan Eka (14), warga Jalan Angsana 1, Blok A, Komplek Perumahan Legok Permai, Kabupaten Tangerang.

“Ketiga bocah itu meninggal. Jasadnya berhasil ditemukan petugas TIM SAR dan warga setelah enam jam tenggelam. Iya Rivana dan Rivani kembar,” kata Endang, warga setempat yang melakukan pencarian jasad ketiga korban di lokasi kejadian, Senin (19/05/2014).

Menurutnya, ketiga bocah tersebut diketahui tenggelam di bekas galian pasir sekitar pukul 11.00 WIB. Kejadian bermula saat warga melihat ketiganya bermain getek (Perahu dari bambu), yang ada diu bekas galian pasir itu. “Tiba-tiba mereka terjatuh dan langsung hilang ke dalam air,” katanya.

Warga kemudian memberitahu orangtua para korban dan melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Legok. Sebelum Polsek Legok menerjunkan TIM SAR ke lokasi kejadian, warga beramai-ramai melakukan pencarian.

Petugas Polsek Legok yang mendapatkan laporan langsung menerjunkan tim sar melakukan pencarian di lokasi kejadian. Setelah enam jam dibantu warga melakukan pencarian di bekas galian pasir itu, jasad ketiganya akhirnya ditemukan.

Dikenal Warga Angker
Tewasnya tiga pelajar MI tersebut, menjadi buah bibir warga Desa Legok Ciawir, Kabupaten Tangerang. Percaya atau tidak, konon katanya, bekas galian pasir tersebut dikenal warga sebagai lokasi angker. Jarang warga mendekati danau bekas galian pasir itu.

“Tempat itu dikenal warga angker. Harusnya ada pagar agar tidak ada yang main ke danau bekas galian pasir itu,” ujar Supri, warga yang melakukan pencarian.

Menurut Supri, danau bekas galian pasir di Desa Legok Ciawir, Kabupaten Tangerang itu memang dikenal angker. Dirinya sering mendapat kabar bahwa di danau tersebut sering memakan korban jiwa.

Ketiga pelajar MI itu, tenggelam dan hilang dengan cepat saat ketiganya tengah bermain di atas getek di danau bekas galian pasir itu. “Bukan hanya kali ini, bekas galian pasir itu menelan korban. Tahun lalu juga pernah ada yang tenggelam disana,” terangnya.

Sementara itu Burhan, orang tua sikembar mengatakan, kaget saat mendengar anaknya tenggelam di bekas galian pasir itu. Menurutnya, sebelumnya anaknya tidak pernah main di situ. “Saya mendapat kabar anak saya tenggelam dari warga,” akunya dengan mimik sedih.

Usai dimandikan dirumah duka, rencanya, jenazah bocah kembar rencananya akan dimakamkan orangtuanyta ke Tasikmalaya, Jawa Barat. Sedangkan jenazah Eka akan dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat. (Cun)