Tertawa Berlebihan, Oknum Guru Di Lebak ‘Pukuli’ Murid

Tertawa Berlebihan, Oknum Guru Di Lebak ‘Pukuli’ Murid, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Tertawa Berlebihan, Oknum Guru Di Lebak ‘Pukuli’ Murid, Berita581

Tertawa Berlebihan, Oknum Guru Di Lebak ‘Pukuli’ Murid, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Tertawa Berlebihan, Oknum Guru Di Lebak ‘Pukuli’ Murid, 581, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Tertawa Berlebihan, Oknum Guru Di Lebak ‘Pukuli’ Murid

Korban ketika diwawancara wartawan di polres Lebak, usai melakukan visum di RSUD Adjidarmo, Jumat (07/08/2015)
Korban ketika diwawancara wartawan di polres Lebak, usai melakukan visum di RSUD Adjidarmo, Jumat (07/08/2015)

LEBAK,TRUSTKOTA- Rizki Bastiar Dahlan (17) Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Setia Budhi Rangkasbitung terpaksa harus menerima luka memar dibagian dahinya akibat perlakuan kasar dari Dedi (45) salah seorang guru Bimbingan dan Penyuluhan (BP) disekolahnya.

Awalnya, kata Rizki, guru tersebut mengajar pelajaran BP dikelas, sekitar pukul 10.30 saat menerangakan guru tersebut batuk dengan menimbulkan suara yang lucu yang menyebabkan seluruh siswa di kelas tertawa.

“Setelah semua selesai tertawa, saya masih saja tertawa , padahal saya menertawakan teman saya yang tertawanya konyol,”kata Rizki, Di Polres Lebak, Jumat (07/08/2015).

Setelah itu, masih kata Rizki, guru tersebut langsung menghampiri , menarik baju milik hingga robek dan tanpa basa basi langsung memberikan beberapa pukulan ke arah kepala.

“Datang langsung menampar dan memukul kepala saya, padahal saya telah meminta maap dan juga mohon ampun, sayangnya guru itu tidak juga berhenti memukul, sekalinya berhenti dia malah berbicara ‘jangan samakan saya dengan guru lain’, setelah insiden itu guru itu langsung keluar mengakhiri pelajaran,”paparnya.

Sementara, Bedi (46) paman korban mengatakan, pihaknya menyayangkan perlakuan seorang pendidik yang seharusnya memberikan contoh yang baik, ini malah sebaliknya.

“Guru itu adalah tenaga pendidik yang seharusnya menjadi contoh bagi siswanya, apalagi ini seorang guru BP yang seharusnya mengatasi masalah kekerasan, bukan memberi kekerasan kepada siswa,”ujarnya

Menurut Bedi, ini sudah merupakan tindak kekerasan yang sudah diluar batas dan secara tidak langsung mempermalukan salah satu siswa kepada siswa lainnya.

“Saya akan melaporkan tindakan ini ke penegak hukum, apalagi guru tersebut memukuli korban di depan siswa lainnya,”katanya.

Ditempat terpisah Kasat Reskrim Polres Lebak, AKP David Chandra Babega mengatakan, saat ini pihaknya sedang mendalami kasusnya dan akan mengumpulkan bukti sebanyak mungkin.

“Hasil visum sudah kami terima dan sedang mendalami laporan ini, mungkin 2 hari kedepan kami akan memanggil tersangka dan guru lainnya guna mendapatkan bukti yang akurat karena menurut pengakuan siswa tersangka ini bukan hanya sekali melakukan kekerasan kepada siswa lainnya,”tandasnya.

Menurut David, jika terbukti bersalah tersangka akan dikenakan pasal 351 tentang penganiayaan biasa.

“Jika terbukti bersalah tersangka akan dikenakan hukuman kurungan penjara diatas 5 tahun,”pungkasnya. (Riz)