Jamaah Haji Korban Crane Ambruk Asal Pandeglang Masih Dirawat

Jamaah Haji Korban Crane Ambruk Asal Pandeglang Masih Dirawat, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Jamaah Haji Korban Crane Ambruk Asal Pandeglang Masih Dirawat, Berita763

Jamaah Haji Korban Crane Ambruk Asal Pandeglang Masih Dirawat, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Jamaah Haji Korban Crane Ambruk Asal Pandeglang Masih Dirawat, 763, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Jamaah Haji Korban Crane Ambruk Asal Pandeglang Masih Dirawat

Foto kiriman dari jamaah haji asal Kab.Tangerang, Ricjki Gilang Sumantri
Foto kiriman dari jamaah haji asal Kab.Tangerang, Ricjki Gilang Sumantri

TRUSTKOTA PANDEGLANG – Salah seorang jemaah haji asal Pandeglang, dikabarkan jadi korban musibah jatuhnya alat berat crane yang terjadi di Mekkah pada Jumat lalu. Ia mengalami luka ringan dan kini masih dirawat di Rumah Sakit di Makkah.

Korban tersebut dari kloter 4 bernama Maman Rahman warga Kampung Cikuya, Kelurahan Sukaratu, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang.

“Saat ini korban masih dirawat di Rumah Sakit Jahir Makkah,” kata Kepala Seksi Haji dan Umroh, Kemenag Kabupaten Pandeglang, Wawan Sofyan, Rabu (16/9/2015).

Lanjut Wawan, Korban hanya mengalami luka setelah terinjak-injak oleh jamaah haji lainnya yang panik saat peristiwa tersebut.

“Lukanya pun tidak parah, karena hanya shock saja namun korban saat ini masih dirawat insentif di rumah sakit, dan belum diperkenankan keluar dari ruang perawatan.” Jelasnya.

Wawan juga menjelaskan adanya jamaah haji asal pandeglang yang meninggal dunia namun bukan karena tragedy crane tetapi karena terkena serangan jantung. “memang ada yang meninggal 2 orang, tetapi itu karena sakit kena serangan jantung,” kata Wawan.

Sejauh ini, lanjut wawan, seluruh jamaah haji asal Pandeglang yang berjumlah 594 jamaah telah diberangkatkan. Mereka terbagi dalam 3 kloter, yakni kloter 4, 32 dan kloter 33. Namun baru kloter 4 yang sudah tiba di Arab Saudi, sedangkan 2 kloter lainnya masih berada di Asrama Haji, karena menunggu jadwal pemberangkatan.

Sementara pasca insiden jatuhnya crane, Kemenag Pandeglang meningkatkan komunikasi dengan petugas haji di Arab Saudi untuk mengetahui keadaan jamaah haji.

“Kami telah mengimbau kepada pembimbing haji untuk mengingatkan jamaah agar tidak keluar camp penampungan jika cuaca tidak bersahabat.” ujarnya. (den/cun)

HipnoGasm 250 x 250

Berita Terkait