Terima Paket Lukisan, Dua Wanita Ditangkap

Terima Paket Lukisan, Dua Wanita Ditangkap, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Terima Paket Lukisan, Dua Wanita Ditangkap, Berita812

Terima Paket Lukisan, Dua Wanita Ditangkap, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Terima Paket Lukisan, Dua Wanita Ditangkap, 812, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Terima Paket Lukisan, Dua Wanita Ditangkap

bb-bandara

TRUSTKOTACOM – Petugas Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta bekerjasama dengan Polres Bandara Soekarno-Hatta berhasil menangkap dua orang wanita yang berupaya menyelundupkan shabu seberat 345 gam atau senilai Rp 477 juta. Shabu tersebut disimpan di dalam lukisan dengan motif bergambar pemandangan.

Kepala Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta Oza Olavia mengatakan, satu tersebut dikirim melalui paket dari China yang diberitahukan sebagai bantal pada Jumat (7/12) lalu. Karena barang itu mencurigakan, petugas melakukan pemeriksaan fisik dan ditemukan sebuah lukisan.

” Tapi setelah dibongkar, ternyata ada satu paket shabu seberat 345 gram yang disembuyikan di balik dinding lukisan,” katanya, Senin (17/12). Setelah mengetahui isi paket tersebut, petugas kemudian melakukan penyelidikan.

Menurut Oza, paket tersebut diketahui akan diambil oleh seorang wanita berwarga negara Indonesia bernama Dewi Yulianti,26, warga Desa Karang Asing, Cikarang, Kabupaten Bekasi.

“ Dia akan mengambil sabu tersebut di sebuah perusahaan  ekspedisi yang berada di kawasan Cikarang,” ujarnya.

Adapun yang mengirim paket tersebut seseorang berinisial JN warga Nigeria yang baru dikenalnya. Perkenalan Dewi dengan JN berlangsung setelah Dewi yang merupakan mantan narapidana di Rutan Pondok Bambu, Jakarta  dengan diperkenalkan oleh seorang laki-laki berinisial A, yang juga dikenalnya di rutan Pondok Bambu.

Dengan mengirimkan uang sebesar Rp3 juta, Dewi pun akhirnya mau membantu JN. Warga Nigeria itu pun akhirnya mengirimkan paket tersebut ke perusahaan ekspedisi tersebut.

” Setelah Dewi datang untuk mengambil paketnya, kita langsung tangkap dia. Lalu kita lakukan pengembangan,” ujar Oza.

Dalam pengembangan yang dilakukan oleh petugas Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta tersebut, Dewi rupanya menyerahkan shabu kepada seorang wanita  yang sudah ditunjuk oleh JN.  Akhirnya Dewi  mengontak   wanita tersebut yang belakangan diketahui bernama Susanti berusia 39 tahun.

“Mereka janjian di depan Stasiun Kereta Api Manggarai, Jakarta Selatan, lalu tersangka kedua kita amankan,” ujarnya.

Waka Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta AKBP Tantan Sulistyana mengatakan, berdasarkan keterangan ke dua tersangka, mereka mengaku hanya sebagai kurir yang diperintah  JN dengan imbalan masing-masing Rp 3 juta.

” Kita menduga orang itu bandarnya. Kemungkinan tergabung dalam jaringan narkoba internasional. Kita masih melakukan pencarian,” tukas Tantan.

Tersangka dijerat UU No.35/2009 pasal 113 ayat 1 dan 2 tentang narkotika dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun, seumur hidup atau hukuman mati.(dic)