Tereliminasi, Balon Kades Kemuning Bawa Perkara ke Jalur Hukum

Tereliminasi, Balon Kades Kemuning Bawa Perkara ke Jalur Hukum, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Tereliminasi, Balon Kades Kemuning Bawa Perkara ke Jalur Hukum, Berita225

Pilkades-Serentak-2019

TRUST TIGARAKSA- Gagal menjadi kontestan di Pilkades serentak 2019. Joni Supriyadi laporkan penyelenggara yang ditunjuk Pemkab Tangerang ke jalur hukum.

Perlu diketahui, pada 8 Oktober 2019, ratusan Bakal Calon Kepala Desa (Balon Kades) melaksanakan tes uji kompetensi dari lembaga independen yakni  Institute for Community Development (ICD) Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM).

Termasuk diantaranya Joni Supriyadi, Balon Kades Kemuning, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang. Namun, Joni kandas dan tereleminasi pada tes tersebut.

Pasca tes tersebut, Joni melakukan somasi kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD) pada Selasa, 15 Oktober 2019.

Kemudian pada, Kamis, 17 Oktober 2019 membawa kasus tersebut ke jalur hukum dengan melaporkan ICD dan DPMPD ke Polda Banten dan ke Ombusman. Laporan tersebut diterima oleh bagian staf umum bernomor 7139 tertanggal 17 Oktober 2019.

“Kami meminta keadilan dan perlindungan hukum, karena ada dugaan penyelewangan yang dilakukan oleh LPM ICD dan Pemdes (DPMPD) yang mengakibatkan klien kami dirugikan” terang Ahmad Zaeli Alfan kuasa hukum Joni supriyadi.

Selain melaporkan ke Polda Banten kata Alfan, dirinya juga melaporkan LPM ICD ke Ombusman, karena dalam proses seleksi tes Calon Kades beberapa waktu lalu. Pihaknya menuding adanya dugaan pelanggaran maladministrasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

“Kami akan memperjuangkan klien kami. Sehingga apa yang menjadi tuntutan kami bisa dikabulkan dan klien kami ditetapkan menjadi calon kepala desa” tuntasnya. (krm/joe)