Terbukti Membawa Sajam, Tujuh Pelajar Jadi Tersangka

Terbukti Membawa Sajam, Tujuh Pelajar Jadi Tersangka, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Terbukti Membawa Sajam, Tujuh Pelajar Jadi Tersangka, Berita440

Terbukti Membawa Sajam, Tujuh Pelajar Jadi Tersangka, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Terbukti Membawa Sajam, Tujuh Pelajar Jadi Tersangka, 440, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Terbukti Membawa Sajam, Tujuh Pelajar Jadi Tersangka

Ratusan pelajar, saat di Mapolsek Tangerang Kota.
Ratusan pelajar, saat di Mapolsek Tangerang Kota.

TRUSTKOTACOM – -Tujuh dari ratusan pelajar yang ditahan di Polsek Tangerang karena akan melakukan aksi tawuran pada Sabtu (12/10/2013), telah ditetapkan menjadi tersangka. Pasalnya mereka kedapatan membawa senjata tajam.

“Kalau terbukti membawa senjata tajam langsung ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Sutarmo, Senin (14/10/2013).

Meski demikian, ke tujuh pelajar tersebut bisa tidak diproses secara hukum karena masih berusia dibawah umur.

“Kalau masih dibawah umur, aturannya harus diberi pembinaan dan dikembalikan ke orang tua. Tapi kalau sudah berkali-kali melakukan itu bisa diproses lebih lanjut,” tukasnya.

Terpisah, Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Hidayat menyayangkan aksi tawuran para pelajar masih terjadi di Kota Tangerang. Hal ini terjadi, lanjutnya, karena kurangnya pengawasan dari pihak sekolah dan orangtua.

“Pembinaan bagi siswa di internal sekolah kan sudah ada anggarannya. Seharunya kerjadian ini tidak terulang,” katanya.

Hidayat meminta pihak sekolah dan orangtua untuk lebih meningkatkan pengawasan. “Kita ingin agar para siswa lebih diawasi. Dinas Pendidikan juga harus lebih mengantisipasi,” paparnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 120 pelajar dari sejumlah SMK Kota Tangerang dan wilayah Jakarta, pada Sabtu (12/10/2013) sore, diamankan petugas Polsek Tangerang Kota, di Jalan Jendral Sudirman, Cikokol. Mereka diduga terlibat rencana tawuran di kawasan pendidikan tersebut.

Ratusan pelajar yang terdiri dari SMK PGRI 2 Tangerang, SMK PGRI 11 Serpong, SMK Bhipuri Serpong, SMK Korpri Balaraja dan SMK Cengkareng itu, rencananya akan melakukan penyerangan ke SMA dan SMK Yuppentek yang berada dikawasan Cikokol, Kota Tangerang.

Dari 120 pelajar yang diamankan, tujuh diantaranya tetap ditahan karena membawa senjata tajam yang di sembunyikan di dalam sebuah truk yang mereka tumpangi. (ges)