Target PAD Tangsel dari KIR Tahun 2014 Rp 1, 450 Miliar.

Target PAD Tangsel dari KIR Tahun 2014 Rp 1, 450 Miliar., www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Target PAD Tangsel dari KIR Tahun 2014 Rp 1, 450 Miliar., Berita592

Target PAD Tangsel dari KIR Tahun 2014 Rp 1, 450 Miliar., www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Target PAD Tangsel dari KIR Tahun 2014 Rp 1, 450 Miliar., 592, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Target PAD Tangsel dari KIR Tahun 2014 Rp 1, 450 Miliar.

Kendaraan tengah melakukan uji KIR di Dishubkominfo Tangsel (Foto: Herman)
Kendaraan tengah melakukan uji KIR di Dishubkominfo Tangsel (Foto: Herman)

TRUSTKOTACOM – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dari sektor retribusi terus mengalami peningkatan yang cukup siginifikan, terutama pada sektor retribusi uji kelayakan kendaraan atau KIR. Pada triwulan pertama, pemasukan dari sektor ini sudah mencapai Rp 445,3 juta.

Kepala Seksi Teknik dan Sarana pada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Tangsel Muhammad Syaiful mengatakan pemasukan Rp 445,3 juta itu berdasarkan catatan dari 1 Januari hingga 14 April 2014. Jumlah itu, diakuinya mencapai 30,71 persen dari target pendapatan tahun ini sebesar Rp 1, 450 miliar.

“Alhamdulillah, terus meningkat. Setiap hari tercatat rata-rata 100 kendaraan melakukan uji KIR di lokasi pengujuan KIR (Kecamatan Setu),” kata Syaiful, Kamis (24/04/2o14).

Syaiful berharap, pemasukan dari sektor retribusi KIR bakal melampaui target yang ditetapkan. Terlebih diakuinya, pencapaian tahun lalu pun melampaui target. Dari target pemasukan Rp 1,3 miliar, realisasi pemasukan mencapai Rp 1,67 miliar.

“Kondisi ini membuktikan kesadaran masyarakat untuk mengurus pengujian KIR semakin baik. Apalagi saat ini kami mengusung kecepatan dan ketepatan pelayanan. Kalau syarat lengkap, mengurus KIR hanya memerlukan waktu 15 sampai 20 menit,” tandasnya.

Kepala Bidang Angkutan pada Dishubkominfo Kota Tangsel Wijaya Kusuma menambahkan pihaknya terus berupaya menciptakan kesadaran kepada masyarakat untuk mengurus kelayakan kendaraan. Tak hanya sektor PAD yang dikejar, menurutnya keselamatan pengendara juga menjadi salah satu poin penting.

“Usai melakukan uji KIR, petugas kami biasanya merekomendasikan kepada pengemudi, terkait apa saja yang perlu penggantian. Ini dilakukan untuk menciptakan keselamatan berkendara. Jadi, kami tak hanya mengejar PAD saja,” kata Wijaya.

Meningkatnya jumlah pemohon KIR, diakui Wijaya merupakan imbas dari rutinnya dilakukan razia di jalan. Dishubkominfo bersama petugas Kepolisian, kerap melakukan razia kendaraan dan mengecek KIR angkutan umum.

“Kalau KIR-nya sudah mati, kami arahkan untuk segera memperpanjangnya. Razia ini rutin dilakukan setiap bulan dengan lokasi yang berbeda,” kata dia.(Qy)