Tahun 2015 Pemkab Tangerang Akan Hapus Ribuan Penyandang Buta Aksara

Tahun 2015 Pemkab Tangerang Akan Hapus Ribuan Penyandang Buta Aksara, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Tahun 2015 Pemkab Tangerang Akan Hapus Ribuan Penyandang Buta Aksara, Berita694

Tahun 2015 Pemkab Tangerang Akan Hapus Ribuan Penyandang Buta Aksara, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Tahun 2015 Pemkab Tangerang Akan Hapus Ribuan Penyandang Buta Aksara, 694, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Tahun 2015 Pemkab Tangerang Akan Hapus Ribuan Penyandang Buta Aksara

Bupati Tangerang Ahmed  Zaki Iskandar.
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar.

TIGARAKSA TRUSTKOTA – Salah satu program kerja Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dalam menghapus angka buta aksara di Kabupaten Tangerang, nampaknya bakal terwujud.

Sang bupati yang terus memacu kinerja jajaranya terus membuahkan hasil. 2018 ditargetkan penuntasan buta aksara terhapus di Kabupaten Tangerang.

Tahun ini saja (2015), Pemkab Tangerang melalui Dinas Pendidikan (Dindik), telah menentukan target penuntasan buta aksara di Kabupaten Tangerang, demi terwjudnya ‘Tangerang Cerdas’.

Berdasarkan data di Dindik, sebanyak 29 ribu dari 3,5 juta warga Kabupaten Tangerang masih buta aksara (buta huruf) alias tidak bisa membaca dan menulis.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Zaenudin, mengatakan mayoritas penyandang buta aksara lancar membaca tulisan Arab.

Menurutnya, mereka tetap harus diajarkan membaca tulisan. Hal tersebut sejalan dengan program pemerintah untuk mengentaskan buta huruf dan mencerdaskan masyarakat.

“Dalam kurun lima tahun kita telah melakukan pendataan. Dari data yang ada, orang tersebut memang bukan termasuk katagori buta huruf. Akan tetapi, memang masih ada yang menjadi sasaran pengentasan buta huruf di Kabuaten Tangerang,” ungkap Zaenudin.

Ditambahkan Kepala Seksi Keaksaraan dan Kesetaraan, Sigit Sukimin, mengatakan meski data penyandang buta aksara bertambah, namun jumlahnya tidak meningkat.

“Penuntasan di tahun 2015 ini mencapai 2.000 penyandang buta aksara, dan dilaksanakan sekitar 200 penyelenggara yang tersebar di 29 Kecamatan,” ungkapnya.

Dalam program  pengentasan buta aksara tersebut, 9melibatkan unsur masyarakat, guru-guru, Tim PKK dan pihak-pihak terkait lainya. (Dik)