Tahanan di Lapas Pemuda Tangerang Bentrok

Tahanan di Lapas Pemuda Tangerang Bentrok, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Tahanan di Lapas Pemuda Tangerang Bentrok, Berita501

Tahanan di Lapas Pemuda Tangerang Bentrok, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Tahanan di Lapas Pemuda Tangerang Bentrok, 501, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Tahanan di Lapas Pemuda Tangerang Bentrok

Salah satu korban bentrok di Lapas Pemuda Tangerang, menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Tangerang.
Salah satu korban bentrok di Lapas Pemuda Tangerang, menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Tangerang.

TRUSTKOTACOM-Jumat (18/04/2014), suasana di  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Tangerang, di Jalan Pemuda Raya, Taman Makam Pahlawan Taruna, Kota Tangerang, mencekam. Sekitar pukul 11.00 WIB, terjadi bentrokan antar penghuni sel lapas.

Dalam bentrokan tersebut beberapa tahanan mengalami luka. Tahanan yang mengalami luka diantaranya Renold, Alekander, Ace, Renhard serta Sukarno, kemanan lapas setempat.

Salah satu tahanan yang terluka dan mendapatkan perawatan di RSUD Kabupaten Tangerang, mengaku tidak tahu penyebab terjadinya konflik fisik tersebut. “Tiba-tiba saya dikeroyok,” kata Alfian alias Acay, saat ditemui wartawan di RSUD Kabupaten Tangerang.

Yang menyerang Alfian katanya, sekelompok narapidana. Alfian sendiri mengalami luka pada bagian kepalanya, akibat hantaman batu.

Selain Alfian, tahanan yang mengalami luka serius adalah Alexander. Ia mengalami luka tusukan benda tajam pada bagian pinggannya. Sedangkan  Reno mengaku dipukul di wajah dan bibirnya hingga luka.

Sampai sore tadi  pihak Lapas Pemuda Tangerang sendiri belum memberikan penjelasan terkait peristiwa kericuhan tersebut. Meski kericuhan sudah usai, tapi Lapas masih dijaga ketat aparat kepolisian dari Polres Metro Tangerang.

Informasi yang didapat, bentrok tersebut terjadi antara kelompok dari warga negara indonesia dari Ambon, warga narapidana asli Tangerang dan warga Negara Asing asal Korea.

Salah seorang saksi mata yang berniat untuk mengunjuni kerabatnya di Lapas tersebut, yakni Dedi Purnomo menjelaskan, kericuhan tersebut sebenarnya terjadi sejak pagi hari. “Kelompok tahanan yang saling serang dari Blok B dan Blok D ,” katanya.

Menurutnya, pada waktu kejadian tersebut beberapa anggota polisi sempat i datang untuk melerai kericuhan tersebut. Namun saat masuk ke dalam Lapas, karena mendapat perlawanan dari tahanan. Akhirnya para petugas polisi langsung lari keluar.

“Tadinya petugas ingin menghentikan kericuhan. Tapi mereka langaung ditimpuki batu dan barang barang lainnya. Lalu mereka ditarik mundur,” kata Dedi. (Qy)