Survei NCID, Duet Prabowo-Hatta Unggul Dibanding Jokowi-Kalla.

Survei NCID, Duet Prabowo-Hatta Unggul Dibanding Jokowi-Kalla., www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Survei NCID, Duet Prabowo-Hatta Unggul Dibanding Jokowi-Kalla., Berita339

Survei NCID, Duet Prabowo-Hatta Unggul Dibanding Jokowi-Kalla., www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Survei NCID, Duet Prabowo-Hatta Unggul Dibanding Jokowi-Kalla., 339, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Survei NCID, Duet Prabowo-Hatta Unggul Dibanding Jokowi-Kalla.

Hasil Survei NCID.
Hasil Survei NCID.

TRUSTKOTACOM JAKARTA -  Pasangan Prabowo Hatta lebih unggul dibandingkan  pasangan Jokowi – Jusuf Kalla. Hal tersebut berdasarkan  Survei yang dilakukan oleh Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID). Survei yang dilakukan NCID yakni melalui Short Masage Service (SMS) ke 2500 nomor telepon.

“Ya hasil survei yang kita lakukan,  menemukan pergerakan suara secara signifikan beberapa minggu ini. Secara mengejutkan pilihan capres cawapres yang ideal jatuh kepada pasangan Prabowo – Hatta Rajasa,” kata Direktur Eksekutif NCID, Jajat Nurjaman kepada trustkota.com, Jumat (09/05/2014).

Menurutnya, hasil SMS ke 2500 nomor telepon,  mendapatkan responden sebanyak 1.864. Responden menjawab menjawab, capres cawapres yang ideal jatuh kepada pasangan Prabowo – Hatta Rajasa. Survei dilakukan dengan menggunakan metode top of mind, multistage random sampling, dengan tingkat partisipasi survei sebesar 59%.

“Mengingat perkiraan margin of error survei menggunakan metode ini adalah 4,5%, dari hasil tersebut pasangan Prabowo – Hatta memperoleh 56,2% sedangkan pasangan Jokowi – Jusuf Kalla memperoleh 43,8%. NCID belum dapat memprediksi secara pasti apakah pasangan capres cawapres tersebut jadi terbentuk atau tidak, tinggal menunggu pengumuman resmi dari kandidat yang akan maju dalam pilpres nanti,” ungkap Jajat.

Pada beberapa hari terakhir elektabilitas Capres dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto memang naik, sedangkan elektabilitas Jokowi malah sebaliknya (menurun). Hal ini bisa disebabkan oleh banyak faktor, namun keputusan Prabowo untuk berorasi pada perayaan hari buruh ditenggarai menjadi alasan utama kenaikan elektabilitasnya.

Sementara Capres dari PDIP, Joko Widodo, masih dilingkup oleh banyak teka-teki perihal Cawapres, juga visi dan misi yang sampai saat ini belum jelas.

Dari berbagai wacana yang berkembang di masyarakat, ada beberapa calon wakil presiden yang diyakini merupakan kandidat terkuat untuk mendampingi salah satu Capres, yaitu Mahfud MD, Jusuf Kalla, Hatta Rajasa dan Abraham Samad.

“Dari mereka semua, memang pak Hatta Rajasa punya kapabilitas lebih, juga rekam jejak yang relatif bersih. Pesaing terkuat beliau mungkin hanya pak Jusuf Kalla. Dinamika politik menjelang Pilpres akan semakin menarik”, kata Jajat. (rls/dik)

HipnoGasm 250 x 250

Berita Terkait