Srikandi NasDem Kecam Aksi Persekusi Terhadap Dua Sejoli di Cikupa

Srikandi NasDem Kecam Aksi Persekusi Terhadap Dua Sejoli di Cikupa, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Srikandi NasDem Kecam Aksi Persekusi Terhadap Dua Sejoli di Cikupa, Berita477

Hj. Uswatun Hasanah, Anggota DPRD Kab Tangerang (ist/TRUSTKOTA.com)
Hj. Uswatun Hasanah, Anggota DPRD Kab Tangerang (ist/TRUSTKOTA.com)

TRUSTKOTA TANGERANG- Srikandi Partai NasDem Hj. Uswatun Hasanah mengecam, aksi tindakan persekusi dengan cara menelanjangi dua sejoli yang di arak di wilayah Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

“Terlebih video tersebut menjadi viral di sejumlah Medsos. Sungguh tindakan yang tidak manusiawi,” ujar Usawatun Hasanah kepada trustkota.com, Selasa (14/11/2017).

Anggota DPRD Kabupaten Tangerang ini menuturkan, video¬† ‘pasangan’ yag mendapat persekusi di Kabupaten Tangerang seharusya tidak di sebarluaskan ke Media Sosial (Medsos). Karena¬† akan berdampak psikologis terhadap korban sendiri.

“Khususnya bagi perempuan, ngeri melihat video tersebut,” tukasnya.

Uswah berharap, pihak kepolisian dari Polresta Tangerang bisa bertindak cepat dalam kasus yang menjadi viral tersebut. Karena terdapat berbagai aksi kekerasan menurut hukum dalam kasus tersebut, baik kekerasan fisik, kekerasan psikis dan kekerasan seksual serta berbagai kekerasan lainnya.

“Harus segera diproses hukum, karena alat bukti sudah ada. Seyogyanya masyarakat tidak main hakim sendirib terlepas dari kejadian ke dua sejoli itu berbuat mesum atau tidak,” tegasnya.

Lebih lanjut, perempuan berhijab ini meminta aparatur kecamatan setempat memberikan pendampingan kepada kedua korban.

Diketahui, pihak kepolisian Polresta Tangerang telah mengamankan enam pelaku penganiayaan yakni, IM, G, T, A, E dan G yang merupakan warga Cikupa, Tangerang menyusul viral video penganiayaan terhadap dua sejoli yang diduga berbuat mesum.

Padahal, melalui pemeriksaan pihak kepolisian kedua pasangan tersebut hanya tengah makan didalam kontrakan dan digrebek sekelompok massa. (joe)