Spare Part HP Vivo Dicuri, Perusahaan Rugi Rp 4 Miliar

Spare Part HP Vivo Dicuri, Perusahaan Rugi Rp 4 Miliar, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Spare Part HP Vivo Dicuri, Perusahaan Rugi Rp 4 Miliar, Berita266

Sejumlah barang bukti yang ditunjukkan pada saat press release.(ist)
Sejumlah barang bukti yang ditunjukkan pada saat press release.(ist)

 

TRUSTKOTA TANGERANG – Jajaran Polsek Cikupa berhasil meringkus 7 anggota komplotan pencuri dan penggelapan spare part handphone (Hp) merk Vivo.

Pengungkapan tersebut berawal dari laporan korban, yang mengaku telah kehilangan banyak spare part handphone di pabrik pembuatan di kawasan Pergudangan Cikuma, Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Melalui estimasi kerugian yang dilakukan tim audit PT Vivo, mengalami kerugian sebesar Rp 4 miliar selama enam bulan.

Diketahui, tujuh dari 11 anggota komplotan pencurian berhasil ditangkap, diantaranya HJP (21), HJ (25), EN (20), AM (26), STR (32), HDT (22) dan AS (26) saat ini mendekap di Polsek Cikupa.

Kapolsek Cikupa, Kompol Idrus Madaris mengatakan, komplotan tersebut melakukan pencurian spare part headphone langsung dari pabrik pembuatannya.

“Pelaku ini sudah beraksi selama enam bulan dan dari hasil pencuriannya mereka bisa mendapatkan tiga unit mobil berbagai jenis dan merk,” ujar Idrus, Minggu (31/12/2017).

Dalam melancarkan aksinya, Idrus menjelaskan, para pelaku yang merupakan karyawan pabrik tersebut selalu beraksi malam hari dengan membawa spare part menggunakan mobil boks.

“Tidak semuanya langsung dibawa, mereka mencicilnya nanti setelah terkumpul mereka langsung merakitnya diluar pabrik lalu dijual ke daerah Karawang, Jawa Barat,” katanya.

Saat ini, pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti berupa, satu unit mobil box, tiga unit mobil pribadi milik para pelaku yang dibeli dari hasil penjualan, dua unit televisi LED, satu unit handphone merk Vivo, dan uang tunai sisa kejahatan sebanyak Rp 29 juta.

“Saat ini kita masih cari empat lagi yang kabur ke daerah Jawa. Untuk otak pelaku sudah kita amankan. Mereka ini sengaja berbuat ini mengingat hal kejahatan ini lebih menguntungkan mereka,” pungkasnya.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat pasal 363 dan 374 KUHP dengan hukuman diatas 5 tahun penjara.(Hen/Gor)