Soal UU MD3, GMNI : Kado Terburuk 20 Tahun Reformasi

Soal UU MD3, GMNI : Kado Terburuk 20 Tahun Reformasi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Soal UU MD3, GMNI : Kado Terburuk 20 Tahun Reformasi, Berita379

Soal UU MD3, GMNI : Kado Terburuk 20 Tahun Reformasi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Soal UU MD3, GMNI : Kado Terburuk 20 Tahun Reformasi, 379, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Soal UU MD3, GMNI : Kado Terburuk 20 Tahun Reformasi

Aktivis GMNI Cabang Serang Banten menggelar aksi diam dengan menempel lakban dimulut menolak UU MD3 yang disahkan DPR/trustkota.com
Aktivis GMNI Cabang Serang Banten menggelar aksi diam dengan menempel lakban dimulut menolak UU MD3 yang disahkan DPR/trustkota.com

TRUSTKOTA BANTEN- Undang Undang tentang MPR, DPR, DPD, DPRD (UU MD3) mendapat perhatian dari Mahasiswa Banten.

Plt Ketua GMNI Cabang Serang Banten Adnan Fatoni menilai, revisi pengesahan Undang Undang MD3 yang menempatkan DPR anti kritik merupakan kado terburuk 20 tahun reformasi.

“Jelang 20 tahun reformasi padq Mei 2018 mendatang. Inilah kado terburuk reformasi dan mahasiswa harus rapatkan barisan,” ujar Adnan Fatoni kepada trustkota.com, Kamis (15/2/2018).

Terang Adnan, Pasal 22 huruf K pada UU MD3 yang memposisikan anggota DPR sebagai kebenaran dan akti kritik dan bisa ditindak oleh Badan Kehormatan Dewan kepada pihak yang merendahkan martabat anggota DPR merupakan sikap keblinger.

“Mereka dipilih oleh rakyat tapi rakyat dilarang mengkritik. Ini benar-benar kemunduran demokrasi,” tegasnya.

Papar Adnan, GMNI Serang-Banten menolak tegas hak imunitas DPR yang disusun oleh parpol di Senayan.

“Serta menolak upaya mengerahkan aparat untuk menindak pengkritik DPR,”  pungkasnya. (joe)

 

 

 

 

 

HipnoGasm 250 x 250

Berita Terkait