Soal Penyerahan Aset, Kholid Menilai Walikota Tangerang Egois

Soal Penyerahan Aset, Kholid Menilai Walikota Tangerang Egois, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Soal Penyerahan Aset, Kholid Menilai Walikota Tangerang Egois, Berita820

Kholid Ismail Ketua DPRD Kabupaten Tangerang.
Kholid Ismail Ketua DPRD Kabupaten Tangerang.

TRUST TANGERANG - Tak hadirnya pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam agenda penyerahan aset telah membuat kecewa Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Kholid Ismail. Politisi PDI Perjuangan ini, menilai Walikota selaku pimpinan Pemkot Tangerang Egois.

“Ya kita sangat kecewa dengan dengan tidak hadirnya pihak Pemkot saat itu. Ini bukti arogansi seorang pimpinan dalam hal ini Walikota Tangerang,” tegas Kholid, Jumaat (7/1/2020) kepada trustkota.com.

Menurut Kholid, di persoalan ini tidak ada itikad baik dari Pemkot selaku anak tertua Kabupaten. Pihaknya kecewa dengan sikap Pemkot Tangerang.

“Terlihat jelas tidak ada niatan baik dari Pemkot Tangerang. Padahal, Kabupaten sebagai wilayah induk beritikad baik menyerahkan secara cuma-cuma. Kami sangat kecewa tak ada satupun hadir dari pihak Pemkot Tangerang, ” tambah Kholid.

Lanjut Kholid, betul meski itu bagian dari otonomi daerah tapi seharusnya Pemkot Tangerang tidak egois. Harusnya mereka proaktif, yang akan merasakan nantinya masyarakat juga.

“Langkah selanjutnya, mungkin kita akan mengambil langkah seperti penyerahan aset bandara, yang akhirnya di fasilitasi pemerintah pusat. Atau bisa juga tidak akan diserahkan sama sekali,” tambah Kholid ketika ditanya langkah kedepan terkait persoalan aset ini.

Diberitakan sebelumnya, 6 Feberuari lalu penandatangan penyerahan aset yang seharusnya dilakukan oleh pihak Pemkot dan Pemkab Tangerang, yang digelar di Pendopo Bupati Tangerang batal.

Pihak Pemkot Tangerang  selaku pihak yang akan menerima hibah aset itu tak hadir dalam pertemuan itu. Padahal, pertemuan itu merupakan kesepakatan bersama kedua belah pihak.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, nota kesepakatan saat itu tinggal ditandatangani pihaknya dan pihak Pemkot Tangerang. Tapi, entah kenapa Pihak Pemkot tak hadir.

“Pertemuan ini, melibatkan wasit yang sudah disepakati bersama, yaitu Ibnu Jandi di hadiri pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Banten dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah. Kita beritikad baik menyerahkan aset yang diminta Kota Tangerang, tanpa kompensasi apapun,” tegas Zaki.

Nilai aset yang dilimpahkan mencapai 56 titik aset dengan nilai mencapai Rp 315.030.278.194 sesuai yang diinginkan Kota Tangerang. (dik/red)

www.trustkota.com