Soal Balon Kades Cisimuet Raya, BPMPD Angkat Tangan‎

Soal Balon Kades Cisimuet Raya, BPMPD Angkat Tangan‎, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Soal Balon Kades Cisimuet Raya, BPMPD Angkat Tangan‎, Berita297

Soal Balon Kades Cisimuet Raya, BPMPD Angkat Tangan‎, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Soal Balon Kades Cisimuet Raya, BPMPD Angkat Tangan‎, 297, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Soal Balon Kades Cisimuet Raya, BPMPD Angkat Tangan‎

Ilustrasi *net
Ilustrasi *net

LEBAK,TRUSTKOTA- Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Lebak angkat tangan, terkait dengan keberatan salah satu balon kades Cisimeut Raya, Wahid yang dinyatakan tidak lolos verifikasi oleh pihak panitia pilkades tingkat Kecamatan dan Desa setempat.

” Itu sudah kewenangan panitia, kami tidak bisa ikut campur. Karena untuk persoalan balon atau calon kades yang kuran dari lima itu merupakan kewenangan panitia Kecamatan dan Desa setempat, ” Ujar kepala BPMPD Kabupaten Lebak Rusito didamping Kabid Pemerintahan desa Apipudin, di ruang kerjanya, Selasa (4/8).

Menurut Apip, terkait verifikasi berkas persyaratan calon kades sepenuhnya merupakan kewenangan panitia ditingkat desa dan kecamatan setempat. Panitia ditingkat Kabupaten, hanya melaksanakan seleksi tambahan bagi desa yang calonnya lebih dari lima orang.

” Ada 38 Desa yang diberikan seleksi tambahan di tingkat Kabupaten. Dan alhamdulillah hasilnya sudah diumumkan melalui masing-masing desa/ Kecamatan Selasa (4/8), ” Katanya.‎

BACA JUGA >> GAGAL MASUK BURSA CALON, BALON KADES CISIMEUT RAYA GUGAT PANITIA DAN DINDIK

Sekedar diketahui, Salah satu bakal calon kades Cisimeut Raya Wahid dinyatakan tidak memenuhi persyaratan (TMS) karena salah satu berkas persyaratannya yaitu Surat Tanda  Serta Belajar (STSB) paket A dinyatakan buken merupakan bukti otentik sebagai pengganti ijazah paket A. Sehingga pihak panitia menyatakan yang bersangkutan TMS dan tidak bisa dinyatakan sebagai calon kades.

” Pihak panitia desa pernah mengirim surat ke dinas pendidikan untuk meminta penjelasan apakah STSB itu masuk katagori ijazah atau bukan. Tapi dinas dinas pendidikan hingga penutupan pendaptaran tidak memberikan jawaban, sehingga panitia desa menyimpulkan yang bersangkutan (Wahid) TMS, ” Ujar Camat Leuwidamar, Endi Suhendi.

Sementara itu balon kades yang tidak masuk bursa calon kades Cisimeut Raya Wahid mengaku kecewa dengan keputusan panitia pilkades didesa dan kecamatan setempat yang tidak meloloskan dirinya sebagai calon. Bahkan pihaknya mengancam akan menggugat panitia ke pengadilan.

” Kalau begini caranya percuma dong saya punya ijazah paket B dan C, kalau paket A nya tidak diakui. Dan kalau begtu caranya ijazah paket A dan C sayaa kebasahanya perlu dipertanyakan dong, sebab dasar saya untuk mendapatkan ijazah paket B dan C ini dasarnya STSB paket A, ” Tandas Wahid. (Riz)

HipnoGasm 250 x 250

Berita Terkait