SMPN 4 Cikupa Didesak Prioritaskan Warga Cibadak

SMPN 4 Cikupa Didesak Prioritaskan Warga Cibadak, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, SMPN 4 Cikupa Didesak Prioritaskan Warga Cibadak, Berita410

SMPN 4 Cikupa Didesak Prioritaskan Warga Cibadak, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, SMPN 4 Cikupa Didesak Prioritaskan Warga Cibadak, 410, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, SMPN 4 Cikupa Didesak Prioritaskan Warga Cibadak

Rapat guru dengan Kepala Desa Cibadak Adi Sopian /TRUSTKOTA.com
Rapat guru dengan Kepala Desa Cibadak Adi Sopian /TRUSTKOTA.com

TRUSTKOTA TANGERANG- SMPN 4 Cikupa yang terletak di Kampung Pasir Randu, Desa Cibadak, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang didesak prioritaskan warga pribumi.

Desakan tersebut menyusul rapat sejumlah guru (wali kelas) perwakilan SDN setempat di Kantor Desa Cibadak, Senin (3/6/2017).

Dian Ariani, guru SDN Cibadak 1 mengatakan, kedatangan pihaknya ke kantor desa untuk menyatukan persepsi agar murid yang lulus bisa ditampung di SMPN 4 Cikupa.

“Pertemuan ini mencarikan solusi. Agar siswa lulusan SDN di sejumlah sekolah di Cibadak bisa diterima di SMPN Cikupa,” ujar Dian Ariani, wali kelas enam SDN Cibadak 1 kepada trustkota.com.

Sementara, Kepala Desa Cibadak Adi Sopian menyambut baik atas hasil pertemuan dirinya dengan sejumlah guru perwakilan SDN 1, 2, 4,5 yang berada di Desa Cibadak.

“Memang keberadaan SMPN 4 Cikupa berada di Desa Cibadak. Kehadiran SMPN itu tentu harus berefek bagi warga pribumi. Dan harus memprioritaskan warga setempat,” tegasnya

Ia berharap, pada penerimaan siswa baru di SMPN 4 Cikupa bisa menjadi tumpuan warga Cibadak yang hendak melanjutkan sekolah anaknya ke jenjang pendidikan usai lulus SD.

“Saya sudah bicarakan ke Kepala SMP 4 Cikupa atas aspirasi warga dan guru-guru SDN dari empat sekolah,” tuntasnya.
Informasi yang dihimpun, SMPN 4 Cikupa hanya menerima 128 siswa pada tahun 2017. Hal ditengarai karena masih terbatasnya ruang belajar mengajar. (jwd)