Sjachrani : Indonesia Menyedihkan Garam Diimpor dari Singapura

Sjachrani : Indonesia Menyedihkan Garam Diimpor dari Singapura, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Sjachrani : Indonesia Menyedihkan Garam Diimpor dari Singapura, Berita482

Sjachrani : Indonesia Menyedihkan Garam Diimpor dari Singapura, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Sjachrani : Indonesia Menyedihkan Garam Diimpor dari Singapura, 482, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Sjachrani : Indonesia Menyedihkan Garam Diimpor dari Singapura

gerindra

JAKARTA TRUSTKOTA -Indonesia seharusnya bisa berdiri di atas kaki sendiri dalam hal pangan, terutama garam, mengingat wilayah perairan kita yang begitu luas. Namun faktanya Indonesia masih bergantung terhadap impor. Hal tersebut diungkapkan Anggota DPR-RI komisi IV dari Fraksi Gerindra, Sjachrani Mataja kepada trustkota.com, .

Menurutnya, keadaan ini mendapat sorotan dari Netizen dalam beberapa terakhir. Ketergantungan Indonesia terhadap garam impor memang menyedihkan dan perlu ditindaklanjuti.

“Menurut informasi terakhir yang saya terima, pada kuartal pertama tahun 2015 kita masih mengimpor sekitar 4 ton garam dari Singapura. Untuk memenuhi kebutuhan nasional saat ini kita tidak hanya mengimpor dari Singapura tapi juga dari beberapa negara lain. Menyedihkan bila mengingat luas negara Singapura tidak lebih besar dari kota Jakarta, tapi untuk kebutuhan garam saja kita bergantung kepada mereka” ujar Sjachrani.

Lanjutnya,mustahil Indonesia bisa mandiri jika secara pangan masih bergantung kepada negara lain. Menurutnya pangan merupakan elemen paling penting daripada kemandirian suatu bangsa.

“Saya kira mustahil target pemerintah mewujudkan kemandirian pangan terwujud jika kondisi masih seperti ini. Harus ada langkah radikal yang dilakukan bangsa ini untuk merubah nasib kita semua. Bayangkan kalau perut kita saja dikontrol asing, bagaimana bisa bangsa ini kuat dan mandiri?” tegasnya.(Krm/Dik)