Siswa SDN 2 Pasir Tangkil Kabupaten Lebak Belajar Tanpa Kursi Dan Meja

Siswa SDN 2 Pasir Tangkil Kabupaten Lebak Belajar Tanpa Kursi Dan Meja, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Siswa SDN 2 Pasir Tangkil Kabupaten Lebak Belajar Tanpa Kursi Dan Meja, Berita778

Siswa SDN 2 Pasir Tangkil Kabupaten Lebak Belajar Tanpa Kursi Dan Meja, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Siswa SDN 2 Pasir Tangkil Kabupaten Lebak Belajar Tanpa Kursi Dan Meja, 778, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Siswa SDN 2 Pasir Tangkil Kabupaten Lebak Belajar Tanpa Kursi Dan Meja

Siswa SDN 2 Pasir Tangkil ketika melangsungkan KBM tanpa meja dan kursi
Siswa SDN 2 Pasir Tangkil ketika melangsungkan KBM tanpa meja dan kursi

LEBAK,TRUSTKOTA – Sebanyak 53 siswa Sekolah Dasar Negeri 2 Pasir Tangkil, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten , yang berasal dari kelas 2B dan 6! terpaksa harus melakukan kegiatan belajar mengajar di lantai tanpa kursi dan meja.

kegiatan KBM yang berlangsung dilantai sebuah bangunan gubuk yang dibuat disamping bangunan sekolah tersebut. terpaksa harus dilakukan karena bangunan sekolah yang ada tidak cukup menampung siswa.

“Kami sudah laporkan masalah ini kepada UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Warunggunung, masalah ini sudah berlangsung lama dan belum mendapat bantuan dari pemerintah daerah. “Ujar Kepala SDN 2 Pasir Tangkil, Sujana,Rabu (29/1/2015)

Lanjut Sujana , dengan jumlah siswa SDN 2 Pasir Tangkil sebanyak 303 siswa, sedangkan gedung ruang kelas yang ada saat ini hanya 7 rombel itu jelas tidak memadai untuk melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Pihak sekolah bersama komite berinisiatif membuat bangunan gubuk sementara agar proses KBM bisa berlangsung.”Katanya.

Untuk itu, kata Sujana, pihaknya berharap dinas atau pun instansi yang berkompeten di Lebak segera menyalurkan bantuan penambahan lokal ruang kelas baru (RKB-) dan meubeler.

“Kami sangat prihatin melihat kondisi seperti ini, saya pikir jelas ini tidak layak dan kurang nyaman bagi siswa untuk menerima pembelajaran” ujarnya

Semenatara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan KebudayaanPemerintah Kabupaten Lebak, Asep Komar Hidayat ketika dihubungi melalui sambungan telepon genggamnya mengatakan,Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lebak tahun anggaran 2015 akan mengalokasikan bantuan penambahan ruang kelas baru (RKB) SD sebanyak 31 RKB.

“Nanti kita cek dulu kelokasi, kita memang untuk RKB SD masih kurang kelas. Untuk SD saja sekitar 800 ruang kelas. (Riz)