Sertifikat Tak Kunjung Selesai, Warga Bumi Indah Demo Pengembang

Sertifikat Tak Kunjung Selesai, Warga Bumi Indah Demo Pengembang, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Sertifikat Tak Kunjung Selesai, Warga Bumi Indah Demo Pengembang, Berita371

Aksi Unjuk Rasa Warga Perumahan Bumi Indah, Pasar Kemis/TRUSTKOTA
Aksi Unjuk Rasa Warga Perumahan Bumi Indah, Pasar Kemis/TRUSTKOTA

TRUSTKOTA TANGERANG- Ratusan warga perumahan Bumi Indah, Kelurahan Kutajaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang menggelar aksi unjuk rasa ke pengembang PT Arta Buana Sakti (ABS), Rabu (20/2/2019).

“Kedatangan kami untuk menuntuk hak kami yakni sertifikat rumah yang sejak 20 tahun belum juga diberikan oleh pengembang,” ujar Wahyu Efendi, Koordinator Aksi.

Menurut Ketua RW 06 di Perumahan Bumi Indah Tahap 1 ini, nasib ratusan sertifikat warga perumahan tidak ada kejelasan. Padahal warga telah melunasi angsuran.

Pantauan di lokasi, perwakilan warga akhirnya diterima oleh PT ABS untuk negosiasi. Sementara di sela-sela mesia, aksi unjuk rasa itu cukup mamanas lantaran warga mencoba menerobos masuk ke kantor pemasaran. Namun bisa diredakan oleh aparat kepolisian setempat.

Akhirnya setelah melakukan pertemuan alot sekitar 3 jam. Perwakilan wargapun keluar bersama pengembang.

Direktur Utama PT ABS Agus Tinus Tempo berjanji akan memenuhi tuntutan warga perumahan.

“Akan mengurus sampai tuntas. Dan pekan depan bersama dengan perwakilan warga akan ke Pusat Pemulihan Aset (PPA) Kejagung. Dan kami siap menyelesaikan kewajiban PT ABS,” katanya.

Sementara, Plt Camat Pasar Kemis Tisna Hambali mengungkapkan, sekitar 400 sertifikat warga yang belum diterima warga Perumahan Bumi Indah.

“Sejak 2010, waktu saya pertama menjadi Camat Pasar Kemis, masalah ini memang sudah terjadi,” ungkap Tisna.

Terpisah,  Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Tangerang H. Mohamad Ali mendesak pengembang untuk bertanggung jawab terhadap warga Perumahan Bumi Indah.

“Tidak ada alasan yang membenarkan pengembang menahan sertifikat warga. Apapun yang terjadi pengembang harus bertanggung jawab,” tukas Politisi Demokrat ini. (joe/red)