Semua Aliran Dana Gubernur Atut dan Kroninya Ditelusuri PPATK

Semua Aliran Dana Gubernur Atut dan Kroninya Ditelusuri PPATK, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Semua Aliran Dana Gubernur Atut dan Kroninya Ditelusuri PPATK, Berita259

Semua Aliran Dana Gubernur Atut dan Kroninya Ditelusuri PPATK, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Semua Aliran Dana Gubernur Atut dan Kroninya Ditelusuri PPATK, 259, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Semua Aliran Dana Gubernur Atut dan Kroninya Ditelusuri PPATK

Ilustrasi
Ilustrasi

TRUSTKOTACOM-Sebelum menetapkan Gubernur Banten Atut Chosiyah dengan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) akan menelusuri terlebih dahulu semua jenis transaksi dana Atut yang dialirkan kepada kroni-kroninya.

Kepala PPATK, M Yusuf mengatakan, jumlah aliran dana yang dialirkan Atut ke sejumlah Kroni-kroninya sangat banyak dan bervariasi. “Mulai dari ratusan juta hingga miliaran rupiah,” ungkap Yusuf di Gedung PPATK, Jakarta, Jumat (3/1/2014), seperti dilansir kompas.com.

Yusuf menjelaskan, aliran dana kolega Atut yang diperiksa oleh PPATK adalah mereka yang namanya disebut atau telah diperiksa oleh KPK. Tak hanya perorangan, PPATK juga memeriksa aliran dana dari perusahaan atau korporasi yang terkait dengan Atut. “Saya enggak bisa sebut satu persatu. Ada yang ratusan juta, ada yang miliaran,” katanya.

Setelah diperiksa, kata Yusuf, maka hasilnya langsung diserahkan pada penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Diberitakan sebeumnya, Atut resmi ditahan KPK setelah menjalani pemeriksaan pertama sebagai tersangka pada Jumat (20/12/2013) silam. Atut ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka dalam dua kasus, yaitu dugaan suap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar terkait pengurusan sengketa Pilkada Lebak dan dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan di Provinsi Banten. Saat ini Atut mendekam di Rumah Tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur.

KPK berjanji akan membongkar seuruh kasus dugaan korupsi yang terjadi di Banten yang melibatkan keluarga dan kroninya. Beberapa dugaan korupsi yang menjadi sasaran KPK diantaranya,  dan Hibah 2011-2012 Provinsi Banten sebesar Rp391 miliar, dana Bantuan Sosial (Bansos), pembangunan Rumah Sakit (RS) Balaraja, Tanggerang, Banten Rp 20 miliar dan kasus dugaan korupsi Tanah Karangsari di Kecamatan Pandeglang, Banten, senilai Rp 5,14 miliar pada 2007, pengadaan Alkes di RSUD Cilegon, rehabilitasi 640 gedung Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) swasta se-Banten senilai Rp 45 miliar, korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) di Dinas Pendidikan Provinsi Banten Rp 90,7 miliar, proyek pembangunan Masjid Raya di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Proyek Gedung Puspemkot Serang dan pengadan mushaf  Al Bantani. (mb)