Selundupkan Heroin dalam Perut, PSK WN Tanzania Dibekuk di Bandara Soeta

Selundupkan Heroin dalam Perut, PSK WN Tanzania Dibekuk di Bandara Soeta, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Selundupkan Heroin dalam Perut, PSK WN Tanzania Dibekuk di Bandara Soeta, Berita138

Selundupkan Heroin dalam Perut, PSK WN Tanzania Dibekuk di Bandara Soeta, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Selundupkan Heroin dalam Perut, PSK WN Tanzania Dibekuk di Bandara Soeta, 138, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Selundupkan Heroin dalam Perut, PSK WN Tanzania Dibekuk di Bandara Soeta

Tersangka Penyelundup heroin dan sabu digelandang petugas Bea Cukai Bandara Soetta
Tersangka Penyelundup heroin dan sabu digelandang petugas Bea Cukai Bandara Soetta

TANGERANG TRUSKOTA – Seorang Pekerja Seks Komersil (PSK) asal Tanzania, Afrika Timur ditangkap petugas Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soeta). Wanita berinisial MA (32) itu ditangkap lantaran berusaha menyelundupkan shabu dan heroin ke dalam perutnya.

MA ditangkap petugas setelah menumpang pesawat Qatar Airways (QR-956) dari Dar Es Saalam tujuan Jakarta. Ibu dua anak itu diamankan setelah petugas mencurigai gerak-geriknya saat tiba di Terminal II D Bandara Soekarno-Hatta.

“Bermula dari kecurigaan itu, kemudian petugas melakukan pemeriksaan. Setelah dilakukan rontgen di rumah sakit, petugas menemukan 23 kapsul berisi heroin seberat 414 gram dan 9 kapsul berisi sabu seberat 126 gram,” kata Kepala Kantor Pelayanan Utama (KPU) Tipe C soekarno Hatta, Dwijo Muryono, Rabu (29/7/2015).

Menurutnya, barang haram seberat 540 gram senilai Rp1,08 Milyar tersebut berhasil dikeluarkan setelah pihaknya memberikan obat pencahar kepada MA.

“Untuk penyelidikan lebih lanjut, tersangka kita serahkan ke Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta,” ujarnya.

Sementara, kepada polisi, MA mengaku bahwa dirinya menyelundupkan narkoba dalam perut disuruh seseorang pria WN Nigeria berinisial C.

Jika ia berhasil mengantar barang haram tersebut ke Jakarta, MA akan diberi upah sebesar 7 ribu dollar atau Rp 90 juta. “Kasus ini masih terus kita kembangkan,” kata Wakasat Narkoba Polrestro Bandara Soetta, AKP Subek.(Joe/Cun)