Selamat Dari Pembunuhan Satu Keluarga, Habib Terus Ucapkan ‘Istighfar’ dan Minta Maaf

Selamat Dari Pembunuhan Satu Keluarga, Habib Terus Ucapkan ‘Istighfar’ dan Minta Maaf, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Selamat Dari Pembunuhan Satu Keluarga, Habib Terus Ucapkan ‘Istighfar’ dan Minta Maaf, Berita839

Kapolres Metro Tangerang Kombes pol Harry Kurniawan saat mengunjungi Habib di RSUD Kabupaten Tangerang.( Chyntia/Trustkota)
Kapolres Metro Tangerang Kombes pol Harry Kurniawan saat mengunjungi Habib di RSUD Kabupaten Tangerang.( Chyntia/Trustkota)

 

TRUSTKOTA TANGERANG – Muchtar alias Habib (60), korban selamat dalam insiden pembunuhan satu keluarga yang tewas berpelukan di Perumahan Taman Kota Permai II Blok B6/5, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, sudah melewati masa kritisnya.

Kapolres Metro Tangerang, Kombes Harry Kurniawan mengatakan, korban saat ini masih belum bisa dimintai keterangan. Saat pihak kepolisian mendatangi korban di RS Polri Kramatjati, korban berulang kali mengucapkan minta maaf dengan suara yang terbata-bata.

“Kami dari Polres Metro Tangerang siang ini mengunjungi salah satu saksi mahkota dari kejadian kemarin. Saat diajak komunikasi, hanya terucap lemas, kemudian terus minta maaf dan istigfar,” ujar Harry saat ditemui di RS Polri Kramatjati, Selasa (13/2/2018).

Harry menjelaskan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan tim dokter di RS Polri Kramatjati upaya medis. Rencananya, korban akan menjalani tes psikologi kejiwaan dan operasi pembedahan.

“Kondisi korban memang sangat lemah dan tidak memungkinkan untuk dimintai keterangan. Untuk berinteraksi nanti kita akan koordinasi dengan dokter yang menangani,” tuturnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan gunan mengungkap dalanh dibalik kasus pembunuhan sadis tersebut. Habib pun masih ditetapkan sebagai saksi dalam insiden tersebut.

Sebagaimana diketahui, satu keluarga ditemukan tewas mengenaskan dengan kondisi berpelukan pada Senin, 12 Februari 2018 sekira pukul 15.00 WIB. Sang ibu, Ema (40) ditemukan tewas dengan luka tusuk di bagian kepala dan wajahnya. Ia tewas dalam kondisi tertelungkup di atas kasur sambil memeluk kedua anaknya, yakni Nova (23) dan Tiara (12).

Sementara sang suami, Habib (60) ditemukan sekarat dengan sejumlah luka tusuk di leher dan perut. Tubuh Habib yang terkapar lemas ditemukan di kamar yang berbeda dengan lokasi penemuan jasad sang istri dan kedua anaknya.(Chy/gor)

www.trustkota.com
www.trustkota.com