Selama Lima Tahun Tiga SDN di Lebak Kekurangan Ruang Belajar

Selama Lima Tahun Tiga SDN di Lebak Kekurangan Ruang Belajar, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Selama Lima Tahun Tiga SDN di Lebak Kekurangan Ruang Belajar, Berita961

Selama Lima Tahun Tiga SDN di Lebak Kekurangan Ruang Belajar, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Selama Lima Tahun Tiga SDN di Lebak Kekurangan Ruang Belajar, 961, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Selama Lima Tahun Tiga SDN di Lebak Kekurangan Ruang Belajar

Tampak bangunan sekolah SD Negeri 2 Citeras .
Tampak bangunan sekolah SD Negeri 2 Citeras .

LEBAK TRUSTKOTA – Tiga Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Lebak kekurangan ruangan belajar. Tiga sekolah itu adalah SDN 2 dan 3 di Kecamatan Citeras serta  SDN 1 Mekar Sari, Kecamatan Rangkasbitung. Kondisi memprihatinkan tersebut dialami sekolah-sekolah itu selama lima tahun ini.

SD Negeri 2 Citeras sekolah tersebut memiliki siswa 313 anak,12 Rombongan Belajar (Rombel) dan hanya memiliki enam ruang kelas. Akibat kekurangan ruangan itu, pihak Budiayarso Kepala sekolah SD Negeri 2 Citeras mencoba menerapkan sistem shif pagi dan siang untuk kelas 1, 2 dan 5.

” Keadaan seperti ini sudah berjalan lebih dari lima tahun bahkan  ada satu ruangan yang sekarang dipakai kegiatan belajar mengajar (KBM) yang tadinya tempat penyimpanan barang atau gudang kini menjadi ruang kelas,” kata Budiayarso Kepala sekolah SD Negeri 2 Citeras.

Menurutnya,  dari enam ruang kelas yang ada membutuhkan perbaikan atau rehab karena kondisinya yang sudah tua bahkan bagian atapnya sudah bergelombang pihaknya khawatir terjadi yang tidak diinginkan.

” Upaya telah kita lakukan dengan mengajukan bantuan kepada dinas,mudah-mudahan tahun depan sekolah kami yang mendapatkan bantuan pembangunan. Lahan sekolah kami memiliki 3165 m2 dan masih memungkinkan untuk dibangun enam sampai tujuh lokal juga,” ungkap Budiayarso.

Sementara itu, Kepala sekolah SD Negeri 3 Citeras, Yayah Koriyah mengatakan, sekolahnya memiliki 304 siswa, 10 rombel dan tujuh ruang kelas. Selama ini kata Yayah,  pihaknya juga menerapkan system shif untuk beberapa kelas.

” Benar sistem belajar kami siasati seperti itu. Kami juga telah mengadukan kondisi ini kepada Dinas Pendidikan, kami berharap  tahun depan ada perhatian,” harap Yayah.

Begitu juga dengan SD Negeri 1 Mekar Sari yang memiliki jumlah siswa mencapai empat ratus lebih dan hanya memiliki enam ruang kelas saja. (Yrs)

HipnoGasm 250 x 250

Berita Terkait