Segel Dinas Tata Kota Tak Dianggap

Segel Dinas Tata Kota Tak Dianggap, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Segel Dinas Tata Kota Tak Dianggap, Berita656

Segel Dinas Tata Kota Tak Dianggap, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Segel Dinas Tata Kota Tak Dianggap, 656, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Segel Dinas Tata Kota Tak Dianggap

Bangunan di Jalan Marsekal Suryadarma, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang di segel Dinas Tata Kota Tangerang.
Bangunan di Jalan Marsekal Suryadarma, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang di segel Dinas Tata Kota Tangerang.

TRUSTKOTACOM – Meski sudah di segel oleh Dinas Tata Kota Tangerang, sebuah bangunan yang berlokasi di Jalan Marsekal Suryadarma, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang masih terlihat meneruskan pembangunanya, Selasa (09/04/2013). Nampaknya,

Menurut pemilik rumah Ida, bangunan miliknya memang tengah dalam penyegelan oleh pihak Dinas Tata Kota Tangerang karena bangunanĀ  yang ia jadikan sebagai usaha percetakan tersebut belum memiliki Izin Mendirikan Bangunannya (IMB). “Bangunan ini memang sedang disegel oleh Dinas Tata Kota. Karena saya sedang mengurus IMB nya. “Katanya kepada trustkota.com

Sementara itu ditempat terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan dan Pengendalian Dinas Tata Kota Tangerang Iid Machidin mengatakan, pihaknya hanya sebatas menyegel setiap bangunan yang melakukan pelanggaran, selanjutnya untuk teknis pewasannya sendiri, poksinya sudah ada di Asisten Daearah (Asda) I Kota Tangerang.

“Dinas Tata Kota Hanya sebatas penyegelannya, selanjutnya untuk pengawasan di lapangan sendiri, poksinya ada di Asisten Daerah (Asda) I, entah itu Satgas maupun Satpol PP” ujar Iid

Kepala Seksi (Kasi) Pengawasan dan Pengendalian Dinas Tata Kota Tangerang Rusdi, mengakui Dinas Tata Kota Tangerang belum sepenuhnya maksimal dalamĀ  pengawasannya karena sedikitnya tim yang bertugas dilapangan. “Kami belum sepenuhnya maksimal dalam pengawasan karena tim kami hanya 15 orang yang di bagi 13 Kecamatan yang ada di Kota Tangerang, coba difikir saja pakai logika,” ucapnya ketus. (ges)