Sampai Saat ini Prita Belum Terima Salinan PK MA

Sampai Saat ini Prita Belum Terima Salinan PK MA, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Sampai Saat ini Prita Belum Terima Salinan PK MA, Berita637

Sampai Saat ini Prita Belum Terima Salinan PK MA, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Sampai Saat ini Prita Belum Terima Salinan PK MA, 637, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Sampai Saat ini Prita Belum Terima Salinan PK MA

Prita Mulyasari di dampingi kuasa hukumnya Slamet Yuono, SH, saat di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Kamis (04/04/2013)
Prita Mulyasari di dampingi kuasa hukumnya Slamet Yuono, SH, saat di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Kamis (04/04/2013)

TRUSTKOTACOM – Prita Mulyasari hingga saat ini belum memegang salinan putusan bebas Mahkamah Agung (MA). Sebab, setelah 7 bulan lamanya putusan bebas peninjauan kembali (PK) itu belum sampai ke tangannya, Prita baru tahu vonis bebas dari media massa.

“Saya baru saja menemui Ketua Pengadilan Negeri (PN) Tangerang dan Beliau menyatakan belum mendapat salinannya,” kata Prita kepada trustkota.com di PN Tangerang, Kamis (04/04/2013).

Prita juga menambahkan, Meski MA telah mengumumkan vonis bebas di media massa, namun dirinya masih sangat berharap salinan putusan tersebut bisa dimilikinya. “Buat saya itu sangat penting, karena untuk kepastian hukum sebab saya belum melihat sendiri salinan putusannya,” tambahnya.

Menurut Kuasa Hukumnya, Slamet Yuono, SH, dalam pertemuan itu, Ketua PN langsung memanggil petugas yang mengurusi surat menyurat dan dipastikan belum ada surat salinan putusan PK Prita dari Mahkamah Agung (MA).

“Kami meminta Ketua MA segera menegur stafnya, mengapa salinan putusan ini bisa lama sampai ke PN. Kedua, kami juga tidak dapat mengakses salinan putusan ini di website MA. Apa kami yang tidak bisa cara mengaksesnya atau gaptek, apa memang belum ada di website MA,” ujar Slamet setengah bertanya.

Atas keterlambatan ini, MA menyatakan seharusnya PN Tangerang aktif menanyakan keterlambatan salinan putusan tersebut ke MA.

“Nggak mungkin lah itu kan sudah lama sekali, sudah dikirim lah. Seharusnya mereka yang aktif menghubungi kami. Biar ketahuan nanti itu putusaannya ada di mana,” kata Kepala Biro Hukum dan Humas MA, Ridwan Mansyur kepada wartawan secara terpisah.

Seperti diketahui, vonis bebas Prita diketok pada 17 September 2012 dengan amar MA mengabulkan permohonan peninjauan kembali (PK) Prita. MA menganulir putusan pidana PN Tangerang dan kasasi MA. (ges)