Sambut Ramadhan, Warga Babakan Pawai Obor

Sambut Ramadhan, Warga Babakan Pawai Obor, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Sambut Ramadhan, Warga Babakan Pawai Obor, Berita550

Sambut Ramadhan, Warga Babakan Pawai Obor, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Sambut Ramadhan, Warga Babakan Pawai Obor, 550, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Sambut Ramadhan, Warga Babakan Pawai Obor

Ratusan warga Babakan, Cikokol, Kota Tangerang, saat menggelar pawai obor dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan.
Ratusan warga Babakan, Cikokol, Kota Tangerang, saat menggelar pawai obor dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan.

TRUSTKOTACOM – Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, ratusan warga Babakan, Cikokol, Kota Tangerang, Sabtu (06/07/2013), menggelar acara karnaval Ramadhan. Dengan membawa arak-arakan obor serta diiringi tabuhan alat musik marawis dan bedug, warga nampak mengelilingi sepanjang Jalan Perintis Kemerdakaan, Kali Pasir, Kisamaun, serta Jalan Veteran.

Ketua Panitia, Roy Rahmatulloh mengatakan, acara tersebut adalah rutinitas tahunan menjelang datangnya bulan suci ramadhan, dalam mempertahankan kearifan kota. “Ya, acara ini adalah rutinitas menyambut datangnya bulan puasa, yang telah berjalan kurang lebih puluhan tahun lalu, untuk menjaga kearifan kota,” kata Roy kepada wartawan.

Menurutnya, selain dapat menjadi ajang silaturahmi antar warga masyarakat Kota Tangerang, acara tersebut juga dapat menjadi motivasi warga dalam menjalankan aktivitas di saat bulan puasa nanti. “Bisa jadi ajang silaturahmi serta motivasi warga, untuk dapat menjalankan aktivitas seperti biasanya, meski dalam keadaan menahan lapar dan haus di bulan ramadhan nanti,” paparnya.

Sementara, Desi (26) warga yang ikut dalam arak-arakan obor itu, mengaku senang dapat mengikuti acara tersebut di setiap tahunnya. “Senang saja bisa kumpul bersama warga lainnya, kalau saya sudah sering ikut acara ini setiap tahunnya. Sebenarnya yang paling penting dalam acara ini adalah bagaimana kita dapat memaknai setiap langkah-langkah kita berjalan sambil mengarak obor dan bershalawatan,” pungkasnya. (ges)