Rumah Perwira Polisi Ditembak Orang Tak Dikenal

Rumah Perwira Polisi Ditembak Orang Tak Dikenal, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Rumah Perwira Polisi Ditembak Orang Tak Dikenal, Berita645

Rumah Perwira Polisi Ditembak Orang Tak Dikenal, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Rumah Perwira Polisi Ditembak Orang Tak Dikenal, 645, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Rumah Perwira Polisi Ditembak Orang Tak Dikenal

Petugas Polres Metro Tangerang tengah olah TKP di rumah AKP Andreas.
Petugas Polres Metro Tangerang tengah olah TKP di rumah AKP Andreas.

TRUSTKOTACOM – Rumah perwira polisi Ajun Komisaris Polisi Andreas Tulam,di perumahan elite Banjar Wijaya, Cluster Yunana,  Blok B, Cipondoh, Kota Tangerang, diteror. Rumah anggota Ditnarkoba Polda Metro Jaya ini, ditembak orang tak dikenal. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam penembakan tersebut.

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Suharyanto mengatakan, pelaku menembak bagian depan rumah korban. Ketika itu, lanjut Suharyanto posisi rumah hanya ada istrinya, sedangkan AKP Andreas Tulam  sudah dalam perjalanan untuk bertugas ke Mapolda Metro Jaya.

“Ya benar, rumahnya ditembak. Kena kaca bagian depan. Kejadian diperkirakan pagi-pagi sekitar jam 6 lewat sedikit. Saat itu dia (AKP Andreas) sudah menuju ke Polda,” terang Suharyanto.

Ketika dalam perjalanan itulah, korban dihubungi istrinya yang mengabarkan ada suara tembakan ke dalam rumah. “Korban kemudian langsung menghubungi anggota kami, untuk memeriksa tempat kejadian perkara. Kami masih terus melakukan penyelidikan dibantu petugas Puslabfor Polri,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Riad memastikan, penyebab kaca rumah perwira polisi itu bukan karena senjata api. “Kami pastikan bukan senjata api penyebabnya. Ini bisa saja kelereng atau air soft gun, tetapi kami masih melakukan penyelidikan. Sudah ada tiga saksi yang kami minta keterangan,” ujarnya.

Riad menambahkan, peristiwa dugaan penembakan terhadap kediaman anggota polisi AKP Andreas Tulam di Banjar Wjaya, tidak terkait insiden penembakan anggota kepolisian di Ciputat, Tangerang Selatan, beberapa waktu lalu. “Kami kira tak ada kaitannya antara peristiwa hari ini  dengan kejadian penembakan anggota kepolisian di Ciputat beberapa waktu lalu. Ini beda motif,” kata Riad.

Dikatakannya, meski sasaran penembakan adalah anggota kepolisian, namun peristiwa yang terjadi di Cipondoh, memiliki motif berbeda. Walaupun demikian, Kepolisian masih mencari tahu motif dari penembakan misterius tersebut. “Kalau senjata yang digunakan menembak rumah AKP Andreas Tulam, bukan senjata api,” ujarnya.

Untuk diketahui,  penembakan rumah AKP Andreas Tulam merupakan yang ketiga kalinya dengan sasaran anggota kepolisian dan terjadi di wilayah Tangerang atau wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Sebelumnya, anggota Babinkamtibmas Polsek Cilandak, Aiptu Dwiyatna meninggal dunia setelah ditembak pengendara motor di Depan Rumah Sakit Sari Asih, Jalan Otista Raya, Kelurahan Sasak Tinggi, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (7/8) sekitar pukul 04.30 WIB.

Sebelum Aiptu Dwiyatna, anggota Satuan Lalulintas Polres Metro Jakarta Pusat, Aipda Patah Saktiyono juga menjadi korban tembak. Dalam peristiwa itu dia terluka pada bagian dada, usai ditembak pria misterius di Cirendeu, Tangerang Selatan, 27 Juli 2013 sekitar pukul 04.00 WIB.(ges)