Rumah Pensiunan BUMN Dirampok

Rumah Pensiunan BUMN Dirampok, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Rumah Pensiunan BUMN Dirampok, Berita704

Rumah Pensiunan BUMN Dirampok, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Rumah Pensiunan BUMN Dirampok, 704, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Rumah Pensiunan BUMN Dirampok

Dua petugas nampak berjaga di rumah Tri, korban perampokan.
Dua petugas nampak berjaga di rumah Tri, korban perampokan.

TRUSTKOTACOM – Kawanan perampok beraksi di perumahan mewah Bintaro,  tepatnya di Jalan Mertilang XXV Blok KC.6, No.3, Sektor 9 Bintaro Jaya, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Rabu (23/01/2013). Dalam aksinya kawanan perampok menyatroni rumah Tri Djoko Mulyanto (68), pensiunan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Perisitwa perampokan itu terjadi sekitar pukul 01.30, dinihari.  Saat itu di dalam rumah ada Tri Djoko Mulyanto Fiki (27), anak korban,  Dida Karisma Akbar (20), anak korban, dan Beby Noviani (50), istri korban. Empat penghuni rumah diikat memakai kabel listrik oleh kawanan perampok.

Kawanan perampok yang diduga berjumlah empat orang masuk melalui saluran udara kamar mandi. Dalam aksinya kawanan perampok menggunakan senjata tajam.  “Saya sempat mendengar ada suara dari kamar mandi, saya pun terbangun,” aku Tri.

Tripun ke luar untuk memastikan kegaduhan di kamar mandinya. Saat itu Tri terkejut dan berteriak karena melihat  empat kawanan perampok sudah di dalam rumahnya. Teriakan Tri tak berlangsung lama, para perampok langsung melumpuhkan Tri dengan mencaman akan membunuhnya dengan  menggunakan senjata tajam.

Keluarga Tri yang turut ke luar karena mendengar kegaduhan dan langsung dilumpuhkan para perampok. Keempatnya diikat dengan menggunakan kabel listrik. Keempatnya tak bisa berbuat banyak karena para perampok mengancam akan membunuh semuanya jika berusaha berteriak dan meminta tolong.

“Mereka mengancam kami, kami tak bisa berbuat banyak terkecuali menuruti apa yang mereka perintahkan. Kami ditinggalkan dalam keadaan terikat. Kami berusaha melepaskan ikatan sendiri dan baru bisa melaporkan perisitiwa yang kami alami ke Polsek Pondok Aren,” ucap Tri.

Para perampok yang mendapatkan dompet Tri berisi ATM, KTP dan barang berharga lainnya, seperti uang sebanyak USD 1.800, uang tunai Rp2,7 juta, sejumlah telepon genggam, dan kartu kredit, langsung kabur  melalui pintu depan rumah kami. Atas aksi perampokan ini kerugian korban mencapai Rp 67,5 juta. (Sup)