Ricuh, Penetapan Calon Kades Bojong Cae Ditunda

Ricuh, Penetapan Calon Kades Bojong Cae Ditunda, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Ricuh, Penetapan Calon Kades Bojong Cae Ditunda, Berita136

Ricuh, Penetapan Calon Kades Bojong Cae Ditunda, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Ricuh, Penetapan Calon Kades Bojong Cae Ditunda, 136, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Ricuh, Penetapan Calon Kades Bojong Cae Ditunda

AliudiAliudin (Baju Cokelat) balon kades yang tidak lolos ditemani anggota polisi ketika membubarkan masyarakat pendukungnya, Rabu (05/08/2015)
AliudiAliudin (Baju Cokelat) balon kades yang tidak lolos ditemani anggota polisi ketika membubarkan masyarakat pendukungnya, Rabu (05/08/2015)

LEBAK,TRUSTKOTA- Penetapan calon kepala desa di desa Bojong cae Kecamatan Cibadak terpaksa ditunda, pasalnya penetapan calon kades di desa tersebut berlangsung ricuh.

Kericuhan tersebut bermula saat panitia mengumumkan hasil seleksi fit and properties yang dilakukan tim Kabupaten Lebak, dalam hasilnya, Aliudin salah satu calon di desa tersebut tidak lolos. Hal itu memicu emosi warga setempat yang ikut hadir dan mendengarkan pengumuman hasil seleksi tersebut.

“Kami tidak terima dengan keputusan ini, kami menilai penetapan calon Kades dari Pemkab Lebak mencenderai rasa keadilan warga desa Bojong Cae.Pasalnya, warga menuding keputusan tersebut penuh unsur rekayasa dan penuh unsur politis dan tidak obyektif,”kata Sukanta Ketua Tim Sukses Aliudin, di Kantor desa Bojong Cae, Rabu (05/08/2015).

Menurut Sukanta, ada dua calon yang domisilinya kurang dari satu tahun, tapi mereka lolos, sedangkan dalam Peraturan Daerah (Perda) sudah jelas dilarang. Ini terbukti, dari Kartu Keluarga  dan KTP dua balon itu belum mencapai satu tahun berdomisili di Bojong Cae.

“Jika mereka yang berdomisili kurang dari satu tahun berhasil lolos, kenapa Aliudin, yang persyaratannya lengkap dan putra daerah juga pernah menjabat sebagai Kades, kok tidak lolos penetapan, ini ada apa?”paparnya.

Untuk itu, Sukanta mendesak kepada Pemkab Lebak untuk melakukan penyeleksian ulang calon kades Bojong Cae.

“Saya minta pemkab Lebak melakukan seleksi ulang persyaratan, terhadap para calon kades Bojong Cae,” ujarnya.

Sementara, Kapolsek Cibadak Iptu Sadimun yang ikut mengamankan kericuhan tersebut mengatakan, berdasarkan hasil musyawarah, untuk saat ini penetapan bakal calon kades ke calon kades di desa Bojong Jae terpaksa ditunda, hal ini bertujuan untuk menjaga kondusifitas penyelenggaraan Pilkades serentak di kabupaten Lebak.

“Penetapan Balon kades Ke Calon kades terpaksa di pending, karena perlu berkordinasi terlebih dahulu ke kecamatan termasuk BPMPD,”katanya.

Ditempat yang sama, Mad Tuki ketua Panitia pemilihan desa Bojong cae mengaku pihaknya sudah melaksanakan tugas sesuai perda dan perbup tentang Pilkades.

“Soal adanya domisili dua calon, itu ada surat keterangannya dari RT/RW setempat. Jadi kami patokannya surat keterangan dari RT dan RW itu, sehingga persyaratan kami terima,” ujarnya. (Riz)