Ribuan Pelajar di Lebak Kecam Tindakan Militer Mesir

Ribuan Pelajar di Lebak Kecam Tindakan Militer Mesir, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Ribuan Pelajar di Lebak Kecam Tindakan Militer Mesir, Berita987

Ribuan Pelajar di Lebak Kecam Tindakan Militer Mesir, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Ribuan Pelajar di Lebak Kecam Tindakan Militer Mesir, 987, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Ribuan Pelajar di Lebak Kecam Tindakan Militer Mesir

AKsi damai pelajar di Kabupaten Lebak.
AKsi damai pelajar di Kabupaten Lebak.

TRUSTKOTACOM – Ribuan massa yang terdiri dari para pelajar yang berasal dari berbagai sekolah di Kabupaten Lebak, dan sejumlah elemen lainnya yakni Kesatuan Aksi Pelajar Muslim Indonesia (KAPMI), Kesatuan Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), dan Aliansi Masyarakat Lebak Peduli Mesir (AMLPM), Rabu (21/08/2013), menggelar aksi solidaritas bagi masyarakat Mesir yang menjadi korban dalam insiden bentrokan dengan pihak militer Mesir beberapa waktu lalu.

Dengan membawa poster yang berisi seruan perdamaian, dan kecaman terhadap militer Mesir, ribuan massa yang didomiasi dari kalangan pelajar tersebut juga melakukan orasi dan mengumandangkan gema takbir di sekitar alun-alun Kota Rangkasbitung.

“Kami mengecam tindakan kudeta yang dilakukan militer Mesir terhadap Morsi, Presiden Mesir yang terpilih secara sah dan demokratis oleh rakyat Mesir dalam Pemilu. Kami juga sangat mengecam tindakan militer yang melakukan tindakan represif sehingga mengakibatkan ratusan bahkan ribuan nyawa warga yang tengah berdemonstrasi harus melayang,” Kata Tomy Octavian, Ketua Aksi solidaritas untuk Mesir kepada wartawan.

Tomy juga mengatakan ini adalah momentum yang tepat bagi bangsa Indonesia untuk menunjukan sikap simpatik dan solidaritasnya kepada warga Mesir, khusunya bagi warga setempat yang telah menjadi korban. Aksi yang berlangsung damai oleh ribuan pelajar di Lebak tersebut juga tidak lepas dari pengawalan pihak Kepolisian setempat. (nda)