Ribuan Buruh Blokir Jalan & Duduki Puspemkot Tangerang Soal UMK dan BBM,

Ribuan Buruh Blokir Jalan & Duduki Puspemkot Tangerang Soal UMK dan BBM,, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Ribuan Buruh Blokir Jalan & Duduki Puspemkot Tangerang Soal UMK dan BBM,, Berita778

Ribuan Buruh Blokir Jalan & Duduki Puspemkot Tangerang Soal UMK dan BBM,, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Ribuan Buruh Blokir Jalan & Duduki Puspemkot Tangerang Soal UMK dan BBM,, 778, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Ribuan Buruh Blokir Jalan & Duduki Puspemkot Tangerang Soal UMK dan BBM,

penetapan-umk-kota-tangerang-2014-gagal-disepakati

TANGERANG TRUSTKOTA – Ribuan buruh yang tergabung dari berbagai aliansi serikat pekerja di Tangerang, Kamis (20/11/2014) siang, melakukan aksi pemblokiran akses jalan di Perempatan Daan Mogot, Tanah Tinggi, Kota Tangerang.

Aksi pemblokiran yang dilakukan sejak pukul 11.00 WIB ini, kiranya membuat arus lalu lintas dari Tangerang menuju Jakarta Barat dan sebaliknya, lumpuh total.

“Kami blokir jalan ini sebagai aksi kekecewaan terhadap Apindo yang mengusulkan UMK 2015 sebesar Rp 2.230.450 kepada dewan pengupahan. Angka tersebut justru malah turun dari UMK 2014 sebesar Rp 2,3 juta per bulan,” kata salah seorang buruh saat berorasi.

Menurut pendemo, turunya UMK sebagai bentuk penindasan baru terhadap kaum buruh. Dengan turunnya UMK, dipastikan rakyat akan lebih merasakan kesengsaraannya, karena ditambah naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan solar.

“Buruh akan semakin tercekik, tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup. Ini bentuk penghianatan Apindo kepada kaum buruh,” pungkasnya.

Pantauan dilapangan, ribuan buruh tersebut, akhirnya melanjutkan aksinya di depan Gedung Pusat Pemerintah Kota (Puspemkot) Tangerang. Dengan dikawal ratusan personil kepolisian dan anggota Satpol PP setempat, mereka  tetap menduduki rapat-rapat lokasi itu seraya menyuarakan tuntutannya.

Hingga sekira pukul 17.20 WIB, mereka baru nampak membubarkan diri, sambil menyatakan akan kembali melakukan aksi, hingga terpenuhi semua tuntutannya. (Fth/Bil)