Retribus Parkir Rp 70 Juta Pertahun, Dishub Bantah Dugaan Ada Kebocoran

Retribus Parkir Rp 70 Juta Pertahun, Dishub Bantah Dugaan Ada Kebocoran, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Retribus Parkir Rp 70 Juta Pertahun, Dishub Bantah Dugaan Ada Kebocoran, Berita547

Retribus Parkir Rp 70 Juta Pertahun, Dishub Bantah Dugaan Ada Kebocoran, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Retribus Parkir Rp 70 Juta Pertahun, Dishub Bantah Dugaan Ada Kebocoran, 547, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Retribus Parkir Rp 70 Juta Pertahun, Dishub Bantah Dugaan Ada Kebocoran

Kadishub Kabupaten Tangerang Bambang Mardi.
Kadishub Kabupaten Tangerang Bambang Mardi.

TRUST TAGERANG – Pendapatan dari retribusi parkir yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub), Kabupaten Tangerang ternyata sangat minim.  Setahun, retribusi yang didapat dari parkir yang dikelola oleh Dishub hanya skitar Rp 70.000.000 pertahun.

Disingung, adanya dugaan kebocoran dalam pemungutan retribusi parkir tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, Bambang Mardi, membantahnya.

Menurutnya Bambang, retribusi parkir yang dikolanya, memang tidak besar, karena hanya dilakukan pihaknya di bahu-bahu jalan saja.

” Benar, pendapatan dari retribusi parkir bahu jalan ini,pertahun kurang lebih segitu. Kita hanya mengelola parkir yang di bahu jalan saja dan warung-warung modern seperti alfamar, indomart dan lainnya,” kata Bambang kepada trustkota.com, belum lama ini diruangan kerjanya.

Disingung adanya kebocoran dalam pengelolaan retribusi ini, mengingat titik yang dikelola sangat banyak yakni sekitar 300 titik se-Kabupaten Tangerang, Bambang, mengatakan tidak.

“Tidak ada kebocoran, memang tidak besar,” aku Bambang.

Teknis pemungutan retribusi ini sendiri, lanjut Bambang, dilakukan Bidang parkir pada dinasnya dengan menggerakan petugas pemungut yang telah mendapatkan penugasan dari pihaknya.

“Untuk mengenai teknisnya agar lebih jelas lagi silahkan konfirmasi ke Kepala Bidang (Kabid) parkirnya saja kang,” pinta Bambang. (dik/red)