Razia Rutan Jambe, Petugas Sita Barang Terlarang Dari Sel

Razia Rutan Jambe, Petugas Sita Barang Terlarang Dari Sel, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Razia Rutan Jambe, Petugas Sita Barang Terlarang Dari Sel, Berita690

Razia Rutan Jambe, Petugas Sita Barang Terlarang Dari Sel, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Razia Rutan Jambe, Petugas Sita Barang Terlarang Dari Sel, 690, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Razia Rutan Jambe, Petugas Sita Barang Terlarang Dari Sel

Kepala Rutan Klas 1 Tangerang Dedy Cahyadi (tengah) menunjukkan barang hasil razia.
Kepala Rutan Klas 1 Tangerang Dedy Cahyadi (tengah) menunjukkan barang hasil razia.

 

TRUSTKOTA TANGERANG – Petugas Rutan Klas 1 Tangerang menggelar razia terhadap 1.890 warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang mendekam dibalik jeruji. Alhasil, petugas menyita beberapa alat komunikasi, senjata tajam hasil modifikasi serta barang-barang terlarang lainnya dari kamar sel WBP, senin (16/4/2018).

Razia yang digelar dalam rangka memperingati hari Bhakti Pemasyarakatan yang ke-54 ini, turut melibat personel TNI dan Polri berhasil mengamankan beraneka ragam barang terlarang.

“Kita amankan beberapa gunting, gelas beling, handphone berikut chargernya dan senjata tajam yang dimodifikasi dari sendok dan plastik,” ungkap Kepala Rutan Klas 1 Tangerang Dedy Cahyadi.

Selain itu, kata Dedy, pihaknya juga menyita beberapa strip obat antibiotik, dan gatal dari dua gedung Assyifa dan Hidayah yang dihuni 1.890 WBP tersebut.

“Kita juga amankan sekitar 10 strip Dextrim dan Amoxcilin dari kamar WBP,” jelas Dedy.

Sayangnya seluruh barang terlarang tersebut merupakan barang tidak bertuan, pasalnya tidak ada seorang WBP pun yang mengakui kepemilikan barang-barang tersebut.

“Satu sel tahanan bisa dihuni minimal 6 sampai 10 orang, selain itu mereka menaruh barang-barang itu ditempat umum, seperti ditiang jemuran, dibawah pintu sel hingga didekat tong sampah. sehingga mereka dengan mudah mengelak terkecuali tertangkap tangan,” kata Dedy.

Kendati demikian, pihaknya telah mendata barang-barang terlarang yang ditemukan untuk menjadi catatan, dan akan lebih meningkatkan pengawasan disel tersebut.

“Tentunya kita akan lebih pantau lagi bahkan tidak menutup kemungkinan bila wbp yang kita curigai terbukti maka kita akan pindahkan yang bersangkutan ke Starp Sel,” tegas Dedy.(Gor)