Razia di Rutan Klas I Tangerang, Petugas Temukan Sajam dan Handphone

Razia di Rutan Klas I Tangerang, Petugas Temukan Sajam dan Handphone, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Razia di Rutan Klas I Tangerang, Petugas Temukan Sajam dan Handphone, Berita646

Razia di Rutan Klas I Tangerang, Petugas Temukan Sajam dan Handphone, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Razia di Rutan Klas I Tangerang, Petugas Temukan Sajam dan Handphone, 646, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Razia di Rutan Klas I Tangerang, Petugas Temukan Sajam dan Handphone

raw

TRUSTKOTA TANGERANG – Petugas gabungan dari Rutan Klas 1 Tangerang dan Satgas Kamtib Kanwil Kemenhukam Banten menemukan pisau cutter, sendok Stanles serta beberapa unit handphone dalam razia mendadak, Kamis (19/7/2017).

Barang terlarang tersebut ditemukan petugas di tiga blok ruang tahanan gedung Assyifa yang mayoritas dihuni oleh WBP kasus narkoba.

Barang-barang tersebut langsung kami musnahkan dengan cara dibakar” ungkap Kepala Rutan Klas 1 Tangerang Masjuno, Rabu (19/7/2017).

Kepala Rutan mengaku, masih menyelidiki pemilik barang tersebut. Pasalnya, hingga kini tidak ada seorang pun yang mengaku sebagai pemilik barang tersebut.

“Saat ditemukan tidak satupun WBP yang mengaku siapa pemiliknya. Kalau tahu pasti kami serahkan ke polisi lagi. Tapi kami akan terus meningkatkan pengawasan,” tegas Masjuno.

Kepala Pengamanan Rutan Klas 1 Tangerang Margono menambahkan, kegiatan ini telah menjadi agenda rutin, sebagai bentuk keseriusan pihaknya mencegah upaya dan kemungkinan adanya napi yang mengendalikan aksi kejahatan dari dalam dan luar Rutan
“Selain mencegah dugaan adanya napi yang mengendalikan kejahatan dari dalam, kami juga mengantisipasi gangguan keamanan didalam Rutan dengan sasaran sajam, alat elektronik dan narkoba,” kata Margono.
Selain itu, lanjut Margono, waktu untuk melaksankan kegiatan rutin ini akan dilakukan secara Random (acak,red), guna mengantisipasi kegiatan bocor.
“Jadwal pengeledahannya kita Random dan petugas kami pun disterilkan dulu dari handphone supaya tidak bocor,” tutup Margono.(red)