Ratusan Senjata Milik Polri Tertahan Di Bandara Soetta

Ratusan Senjata Milik Polri Tertahan Di Bandara Soetta, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Ratusan Senjata Milik Polri Tertahan Di Bandara Soetta, Berita690

Ratusan Senjata Milik Polri Tertahan Di Bandara Soetta, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Ratusan Senjata Milik Polri Tertahan Di Bandara Soetta, 690, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Ratusan Senjata Milik Polri Tertahan Di Bandara Soetta

 

TANGERANG TRUSTKOTA – Sebanyak 280 pucuk jenis Stand Alone Grenade Launcher (SAGL) kaliber 40 x 46 milimeter milik Kepolisian Republik Indonesia sampai saat ini masih berada di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (4/10/2017).

Security Rescue & Fire Senior Manager Bandara Soekarno-Hatta, Tommy Bawono mengatakan, ratusan senjata tersebut masih berada di cargo gudang unex, Bandara Soetta.

“Masih ada di Bandara Soetta, dk gudang Kargo,” ujarnya.

Sementara itu, melalui akun instagram Divisi Humas Polri, dijelaskan pihaknya melakukan pemeriksaan senjata tersebut pada pukul 08.00 WIB. Terposting dua foto beserta penjelasan soal proses pemeriksaan ratusan senjata tersebut.

Kegiatan itu dihadiri oleh Kepala BAIS TNI Mayjen TNI Hartono, Dir A BAIS Urusan Dalam Negeri Brigjen TNI Wahid Aprilianto, Asisten Intel Panglima TNI Mayjen TNI Beni, beserta petugas pengamanan dari unsur TNI.

Selain itu, ada juga Dandenpom Tanggerang Letkol Tri Cahyo, personel dari Mabes Polri Kombes Pol Dwi Suryo Cahyono, Dansatlat Korps Brimob Kombes Pol Wahyu, Kabag Logistik Korps Brimob Polri Kombes Wahyu Widodo, anggota BAIS TNI Mayor Armada, Sesro Paminal Polri Kombes Pol Agung Wicaksono, dan Kabid Propam Korps Brimob AKBP Asep Syaifuddin.

Setelah itu, dilakukan pemeriksaan fisik senjata oleh 20 personel dari BAIS, BIK, Korps Brimob, dan unsur Bea Cukai untuk memastikan kebenaran antara dokumen dan kondisi senjata.

Total kotak kayu yang menampung senjata api berjumlah 28 kotak.

Hasilnya, pengadaan senjata itu sudah sesuai dengan kondisi dan keterangan dalam dokumen importasi barang.

Jenis senjata tersebut, yaitu senjata jenis STGL (Stand Alone Grenade Launcher) dan amunisi.

“Disampaikan oleh Kabid P2 Bea dan Cukai Bandara Soetta, setelah dilakukan pemeriksaan oleh Tim Gabungan, tidak ditemukan adanya pelanggaran prosedur impor senjata oleh Polri, baik dari segi dokumen maupun fisik secara administratif kesemuanya telah sesuai,” tulis keterangan dalam akun tersebut.

Setelah selesai melakukan pemeriksaan, selanjutnya senjata itu diserahkan dari pihak bea dan cukai kepada importir. (Ayi)